BPS Aceh Gelar Workshop Change Agent Network

- Jurnalis

Selasa, 3 Juli 2018 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANKEPRI.COM,ACEHBadan Pusat Statistik Provinsi Aceh menggelar workshop Change Agent Network (CAN) (3/7/2018). Acara tersebut dilaksanakan 2 hari penuh, mulai 3-4 Juli 2018 bertempat di hotel Oasis Banda Aceh.

Acara Workshop tersebut dibuka oleh Kepala BPS Provinsi Aceh yang juga bertindak sebagai Change Leader di BPS Provinsi Aceh.

Dalam sambutannya yang di wakili oleh KTU BPS Aceh yaitu bu Nuriah Ismail,SE menyampaikan bahwa sebagai agen perubahan pastilah memiliki tugas berat.

“Tugas berat menjadi agen perubahan dan dari sekarang sudah harus membuat rencana perubahan secara bertahap jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Kita tanyakan pada diri sendiri apakah sudah berubah. Dan kita tanyakan pada teman dan lingkungan kita apakah sudah berubah?” ujarnya

“Pekerjaan yang tumpang tindih akan direduksi sehingga pekerjaan jadi simple dan survey terintegrasi. BPS Pusat sedang merancang sistem dimana disuatu kegiatan tidak lagi ditanggungjawabi secara personal baik KSK maupun Staf, akan tetapi kedepannya yang ada adalah penanggung jawab kegiatan” tambahnya.

Dalam kesempatan ini beliau juga menyampaikan bahwa sebagai Agent harus menjadi role model. Ada 4 macam perubahan yang harus dilakukan yakni : 1.
Menghargai waktu , kecukupan jam kerja dan disiplin waktu. 2. Peduli dengan lingkungan , misalnya jangan buang sampah sembarangan, memperingatkan teman untuk melakukan hal yang baik. 3. Kerja sama , misalnya mengerjakan pekerjaan dengan saling membantu dan terakhir 4.

Merubah diri sendiri untuk menjadi lebih baik. Disamping perubahan secara individu, perubahan Tata Kelola Teknologi Informasi (TI) juga menjadi
point penting dalam perubahan, yang secara prinsip dibagi menjadi prinsip Managemen, organisasi, data dan informasi, aplikasi, teknologi, dan keamanan teknologi informasi.

Secara keseluruh perubahan Teknologi Informasi (TI) bertujuan untuk membantu seluruh pekerjaan pegawai agar menjadi mudah.

Salah satu Peserta workshop, yaitu Zulkarnaini, S.Si yang juga merupakan alumni terbaik Matematika FMIPA Unsyiah ini kepada media menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting diadakan,terutama kami para KTU agar bisa membantu pimpinan BPS dalam melakukan perubahan terkait mindset dan budaya kerja serta bisa mengidentifikasi inovasi-inovasi yang telah dan sedang dibangun di unit kerja masing-masing dan membantu mensosialisasikan juga membantu melakukan replikasi inovasi di unit kerjanya, pangkasnya.(Rls)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal
Pemkab Meranti Dorong Pemuda HMI Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir
Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal
Jumat Barokah: Sahabat H. Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti
TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026, Masyarakat Bisa Nonton Gratis
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Rabu, 12 November 2025 - 19:42 WIB

Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:53 WIB

Diduga Ada Oknum Bea Cukai Beking Cukong Rokok Ilegal

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:40 WIB

Pemkab Meranti Dorong Pemuda HMI Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:35 WIB

Warga Karimun Lapor ke Menkeu Purbaya Soal Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terbaru