Liputankepri.com ,Meranti – Terkait maraknya Peredaran Narkoba Dikabupaten Meranti, Beberapa Pemuda Meranti Merapatkan Barisan Pembentukan Struktur Kepengurusan baru DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Kepulauan Meranti dalam waktu dekat ini akan segera aktif.
Pembentukan kepengurusan baru ormas yang bersifat sosial, madiri dan terbuka tanpa membeda-bedakan asal-usul suku, agama, ras dan golongan. Granat didirikan dengan tujuan menyelamatkan bangsa Indonesia khususnya generasi muda dari ancaman bahaya akibat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika khususnya di kabupaten kepulauan meranti ini sesuai dengan pemberian mandat yang ditandatangani oleh Ketua DPD-GRANAT propinsi Riau Fredy Simanjuntak SH MH.
Peredaran narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat perhatian serius diberbagai luar daerah salah satunya DPD-GRANAT PROPINSI RIAU.
Menurutnya sebagai kabupaten terluar yang terdiri dari tiga pulau besar di Provinsi Riau dengan letak geografis sangat strategis untuk peredaran narkoba karena berbatasan langsung sengan Malaysia. Kepulauan meranti menjadi daerah rawan yang dinilai sebagai gerbang masuknya Narkoba jaringan internasional, terlepas dari itu masyarakat dimeranti banyak terlibat serta terjerumus kedalam peredaran narkoba tersebut.
“Insyaallah melalui Wadah DPC-GRANAT yang akan segera dibentuk ini menjadi wadah untuk memperkecil pergerakan para bandar narkoba, serta meberikan hukum yang wajar tanpa dibeda bedakan.”
Menanggapi hal itu, membuat Ketua DPD-GRANAT Propinsi Riau memberikan mandat kepada beberapa pemuda putra daerah yang berada dikabupaten meranti untuk mengaktifkan kembali DPC-GRANAT Kabupaten Meranti.
Adapun beberapa orang pemuda dari kabupaten meranti yang mendapat mandat dari ketua DPD-GRANAT Propinsi Riau Fredy Simanjuntak SH Mh yaitu.:
1.Darma Citara
2.Zainudin
3.Misjan Tommy
4.Rahmad Rio Nugraha
5.Abd Kadir Jailani.(Red)








