Home / NTT

Gara-gara Jalan Rusak, Pasien Manggarai Barat Meninggal Dunia Ditengah Jalan

- Jurnalis

Selasa, 6 September 2022 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Barat – Sungguh sedih nasib Maria Erita Jebuet (50), warga kampung Raca, Desa Golo Keli, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat, NTT nyawanya tak tertolong saat hendak berobat ke RSUD Ruteng, Selasa (06/09/2022).

Kepala Puskesmas Tentang, Jakobus Nentu saat diwawancara, Selasa 6/9/2022 mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi saat pasien diberangkatkan dari Puskesmas Tentang dengan menggunakan mobil pickup menuju RSUD Ben Mboi Ruteng.

Dalam perjalanan tepatnya di Wae Kotar Desa Momol, sekira pukul 02.30 Wita, mobil pickup yang ditumpangi pasien mogok selama lima jam karena kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan akibat lumpur yang menyebabkan licin,” ungkap Kepala Puskesmas Tentang Jakobus Nentu.

Jakobus berharap pemerintah daerah agar memperhatikan kondisi infrastruktur yang sudah lama tidak diperhatikan.

Baca Juga :  Aksi Demo PMKRI Seret Nama Istri Bupati Manggarai Soal Dugaan Fee Proyek

“Semoga kejadian ini, pemerintah membuka mata terhadap pembangunan infrastruktur ke depan,” harapnya.

Sementara itu, dokter umum Puskesmas Tentang,  Aloisus Eliakim saat dikonfirmasi mengatakan kondisi pertama pasien saat di antar ke puskesmas sudah sangat kritis

Dari hasil diagnosa, pasien mengalami riwayat hipertensi.Oleh karena itu,dari analisis kami juga pasien mengalami pecah pembuluh darah di otaknya sehingga tak sadarkan diri.

Baca Juga :  Komodo Lawyers Club Angkat Bicara Soal Dugaan Material Ilegal Milik CV Flores Jaya Sejati

Pasca melakukan diagnosa, pihak Puskesmas langsung melakukan penanganan sesuai SOP dengan memberikan obat penurun darah, memasang oksigen, infus dan keteter. Alhasil, kondisi pasien cukup stabil pasca penanganan.

“Kami sudah koordinasikan RS Siloam, RSUD Komodo dan RSUD Ben Mboi Ruteng untuk dilakukan rujukan, namun semua ruangan ICU full.Terpaksa keluarga dan kami sepakat untuk tetap rujuk ke Ruteng. Namun, dalam perjalanan pasien meninggal dunia”, tutur dokter Lois.**

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Pinjam Bendera Proyek Puskesmas Paga, Kajari Sikka Harus Contoh Ketegasan Kajari TTU
Pakaian Bekas Impor Marak di Mabar, Disperindag Dan Bea Cukai Terkesan Tutup Mata
Ketua Komisi III DPRD Mabar Desak Pemda Mabar Tertibkan Tambang Di Kawasan Hulu Sungai Kali Wae Mese
Langgar Permentan, Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Desa Mbuit Mark Up Harga Diatas HET
Dugaan Mega Korupsi Ditubuh Pemda Mabar Seret Tiga Nama Pejabat
Haji Ansar Akan Dipolisikan Oleh PT Citra Meutia Energi Sebarkan Berita Hoax
Tiga Dusun Di Desa Sambi Dapat Restu UP2K PT PLN Ruteng
Tuntut Kembalikan Tanah Masyarakat Yang Dirampas Mafia, Kantor BPN Mabar Didemo Massa

Berita Terkait

Senin, 27 Maret 2023 - 20:20 WIB

Modus Pinjam Bendera Proyek Puskesmas Paga, Kajari Sikka Harus Contoh Ketegasan Kajari TTU

Selasa, 21 Maret 2023 - 20:03 WIB

Pakaian Bekas Impor Marak di Mabar, Disperindag Dan Bea Cukai Terkesan Tutup Mata

Sabtu, 11 Maret 2023 - 09:07 WIB

Ketua Komisi III DPRD Mabar Desak Pemda Mabar Tertibkan Tambang Di Kawasan Hulu Sungai Kali Wae Mese

Kamis, 9 Maret 2023 - 11:42 WIB

Langgar Permentan, Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Desa Mbuit Mark Up Harga Diatas HET

Selasa, 7 Maret 2023 - 19:03 WIB

Dugaan Mega Korupsi Ditubuh Pemda Mabar Seret Tiga Nama Pejabat

Berita Terbaru