class="wp-singular post-template-default single single-post postid-16297 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured / Karimun / Kepri

Kamis, 5 April 2018 - 22:19 WIB

Gunakan Paspor Untuk TKI Ilegal,81 Pemohon Ditolak Kantor Imigrasi

OPERASI IMIGRASI : Petugas imigrasi Bekasi tengah mengecek passport warga asing saat operasi di salah satu apartemen Kabupaten Bekasi, kemarin. Sebanyak 30 Warga Negara Asing (WNA) yang menyalahi aturan ijin tinggal ditahan oleh Kantor Imigrasi Bekasi kelas III.

OPERASI IMIGRASI : Petugas imigrasi Bekasi tengah mengecek passport warga asing saat operasi di salah satu apartemen Kabupaten Bekasi, kemarin. Sebanyak 30 Warga Negara Asing (WNA) yang menyalahi aturan ijin tinggal ditahan oleh Kantor Imigrasi Bekasi kelas III.

Liputankepri.com,Batam – Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Kepulauan Riau (Kepri), telah melakukan penolakan terhadap 81 pemohon pembuatan paspor baru hingga akhir Maret 2018.

Hal ini dilakukan karena rata-rata pemohon tersebut dianggap tidak jelas tujuannya dalam membuat paspor atau cenderung ingin menjadi tenaga kerja Indonesia ( TKI) nonprosedural.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Charaghita Probo Yuantoro, mengatakan, hal ini diketahui sejak pembuatan paspor yang dimulai dari pendataan administrasi hingga wawancara yang berisi alasan mereka membuat paspor.

“Pemohon yang ditolak rata-rata ingin memanfaatkan paspor yang sejatinya untuk kunjungan wisata justru digunakan mereka untuk bekerja di luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura,” kata Probo, Kamis (5/4/2018).

Baca Juga :  OTT Nurdin Basirun,KPK Panggil Bos Panbil Group

Selain itu, petugas yang melakukan wawancara juga mengaku kebanyakan pemohon menyampaikan jawaban yang membingungkan. Meski berada di pulau kecil, tetapi pemohon setiap harinya terbilang cukup banyak, yaitu mencapai 60 pemohon setiap harinya.

“Rata-rata ingin melakukan wisata atau pengobatan di luar negeri,” ungkap Probo.

Dia mengakui sempat terjadi peningkatan pada Senin (2/4/2018) hingga 97 orang. Namun, keesokan harinya hingga saat ini jumlah pemohon kembali normal. Saat disinggung apakah dari jumlah pemohon ada yang berasal dari luar Belakang Padang,

Baca Juga :  Riau Dilanda Fenomena Madden Julian Oscillation

Probo mengaku ada beberapa yang berasal dari kecamatan lain yang ada di Kota Batam.

“Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang fokus melayani masyarakat yang berdomisili di enam kelurahan di Kecamatan Belakang Padang.

Namun, terkadang ada juga masyarakat Batam yang berasal dari kecamatan lain,” jelas Probo.

Namun, untuk masyarakat di luar wilayah Kecamatan Belakang Padang, Kantor Imigrasi membatasi jumlah sebanyak 58 pemohon setiap harinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pusat.

“Kalau untuk masyarakat Belakang Padang tidak berlaku pembatasan, kapan pun mereka datang, selagi masih jam pelayanan tetap kami lakukan pelayanan,” ujarnya.(red)

 

Share :

Baca Juga

Featured

Setelah RSUD Karimun,Kini Jembatan I Dompak Akan Diberi Nama Jembatan HM Sani

Batam

Ketua Daerah Bhayangkari Hadiri Baksos dan Pengobatan Gratis di Belakang Padang

Ekonomi

Kios Pasar Sri Karimun Disewakan Hingga Rp 20 Juta, Perusda Lakukan Penataan Ulang

Batam

Walikota Batam Perintahkan Semua OPD Berikan Data Lengkap Kepada BPK

Batam

Tim Gabungan WFQR IV dan Lanal Batam Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Dari Singapura

Batam

BPOM Batam Amankan Kosmetik Ilegal

Karimun

DANLANTAMAL IV PIMPIN SERTIJAB DANLANAL TBK

Berita

Irwasda Polda Kepri Giat Bakti Sosial ke Polres Karimun
error: Content is protected !!