class="wp-singular post-template-default single single-post postid-4948 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kesehatan / Pendidikan

Minggu, 5 Februari 2017 - 11:17 WIB

Ini Bumbu Masak Yang Paling Bahaya Kita Makan Setiap Hari

Liputankepri.com – Benda ini berwarna putih bukan garam atau gula, yang saya bicarakan kali ini adalah sodium glutamate E621 atau biasa disebut dengan Micin. Micin merupakan penyedap rasa buatan yang sudah sangat sering Anda jumpai atau digunakan sebagai bumbu masakan. Bahkan tak sedikit yang menganggap tak akan sedap masakan itu tanpa micin.
 Meskipun rasanya enak, tetapi bahan ini sangat berbahaya dapat menyebabkan ketagihan, makan berlebihan dan obesitas lali mempengaruhi kerja otak. Dilansir dari situs dailyhealthgen, konsumsi untuk orang dewasa diperbolehkan dosis harian adalah 1,5 gram tetapi untuk anak-anak kurang dari setengah gram.
 Setiap tahun lebih dari 200 000 ton zat aditif ini digunakan di seluruh dunia. Natrium glutamat yang berlebihan menyebabkan pusing, migrain, ketidakseimbangan hormon, nyeri pada dada, pusing, mual dll. Ini pertama kali ditemukan pada tahun 1907 oleh Ikeda Kikunae yang melihat bahwa meningkatkan rasa terutama pada makanan kalengan, beku dan makanan cepat saji. Selain menjadi berbahaya bagi kesehatan, hal itu juga menyebabkan kecanduan makanan olahan seperti keripik, makanan instan, permen dll.
Dalam studi kasus, tikus diberi natrium glutamat yang menyebabkan kehilangan penglihatan. Meskipun itu terbukti menjadi tidak sehat, produsen masih menambahkannya ke makanan untuk menaikan penjualan dan biaya peneluaran lebih rendah.
Oleh karena itu yuk mari kira kurangkan bahkan kalau bisa kita hindari mengkonsumsi natrium glutamat ganti dengan rempah-rempah yang alami. Karena rempah-rempah alami sangat jauh lebih sehat.

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Gerakan Salafi Berkembang di Batam

Berita

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Karimun Terjunkan Kendaraan AWC dalam Misi Operasi Kemanusiaan Aman Nusa II

Karimun

Kondisi Puluhan Santri Diduga Keracunan Mulai Membaik

Karimun

Bupati Karimun Resmikan TK Negeri Di Kecamatan Moro

Kesehatan

BPOM Gelar Aksi Peduli Obat Seindonesia

Karimun

Plt Gubkepri: Terhitung 5 Juli mendatang,gaji guru naik 5 persen

DPRD

Antisipasi Covid-19, Aloysius Bagikan Masker Gratis

Karimun

PMII Meranti Galang Dana Peduli Korban Gempa Donggala Palu
error: Content is protected !!