Ini Bumbu Masak Yang Paling Bahaya Kita Makan Setiap Hari

- Jurnalis

Minggu, 5 Februari 2017 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – Benda ini berwarna putih bukan garam atau gula, yang saya bicarakan kali ini adalah sodium glutamate E621 atau biasa disebut dengan Micin. Micin merupakan penyedap rasa buatan yang sudah sangat sering Anda jumpai atau digunakan sebagai bumbu masakan. Bahkan tak sedikit yang menganggap tak akan sedap masakan itu tanpa micin.
 Meskipun rasanya enak, tetapi bahan ini sangat berbahaya dapat menyebabkan ketagihan, makan berlebihan dan obesitas lali mempengaruhi kerja otak. Dilansir dari situs dailyhealthgen, konsumsi untuk orang dewasa diperbolehkan dosis harian adalah 1,5 gram tetapi untuk anak-anak kurang dari setengah gram.
 Setiap tahun lebih dari 200 000 ton zat aditif ini digunakan di seluruh dunia. Natrium glutamat yang berlebihan menyebabkan pusing, migrain, ketidakseimbangan hormon, nyeri pada dada, pusing, mual dll. Ini pertama kali ditemukan pada tahun 1907 oleh Ikeda Kikunae yang melihat bahwa meningkatkan rasa terutama pada makanan kalengan, beku dan makanan cepat saji. Selain menjadi berbahaya bagi kesehatan, hal itu juga menyebabkan kecanduan makanan olahan seperti keripik, makanan instan, permen dll.
Dalam studi kasus, tikus diberi natrium glutamat yang menyebabkan kehilangan penglihatan. Meskipun itu terbukti menjadi tidak sehat, produsen masih menambahkannya ke makanan untuk menaikan penjualan dan biaya peneluaran lebih rendah.
Oleh karena itu yuk mari kira kurangkan bahkan kalau bisa kita hindari mengkonsumsi natrium glutamat ganti dengan rempah-rempah yang alami. Karena rempah-rempah alami sangat jauh lebih sehat.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Riau Masih Aman, Belum Ditemukan Kasus Hantavirus
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Kepsek SMKN Kundur Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP
Lurah Tanjung Uma Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-34 Tingkat Kelurahan Kecamatan Lubuk Baja Batam
Kapolsek Tambang Dinginkan Aksi Spontan Wali Murid Demontrasi di SD N 02 Desa Tarai Bangun
Pemkab Kepulauan Meranti Luncurkan Buku Muatan Lokal Budaya Melayu Riau untuk SD dan SMP

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:44 WIB

Riau Masih Aman, Belum Ditemukan Kasus Hantavirus

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:12 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Rabu, 29 April 2026 - 15:14 WIB

Wujudkan Tempat Kerja Aman, Kemnaker Gencarkan Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:01 WIB

Kepsek SMKN Kundur Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP

Berita Terbaru