Hasil Rapid Test Positif, Bupati Meranti Sebut Belum Tentu Covid 19

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2020 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang | Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi membenarkan bahwa adanya salah seorang pemuda yang telah dilakukan rapid test dan hasilnya menunjukkan positif.

Hal tersebut dipaparkannya pada saat konferensi pers yang dilakukan di area Masjid Al-Hidayah, Jalan Alah Cikpuan, Kota Selatpanjang Selatan, Jum’at (10/4/2020) sore.

Dijelaskan Irwan, korban berinisial F (26) merupakan warga Kelurahan Selatpanjang Selatan positif saat dilakukan rapid test namun belum tentu terinfeksi wabah Covid-19.

Bermula saat ia menghadiri undang pesta pernikahan kerabatnya di Banten. Sebelumnya, korban juga sempat menginap disalahsatu hotel di Jakarta.

Setibanya di Selatpanjang, korban terkena flu dan sempat berobat ke Puskesmas di Alahair. “Kemudian pada hari ke 15, jatuh pingsan di pasar dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” tambahnya.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti langsung melakukan rapid test. Dan hasilnya menunjukkan positif.

“Ini artinya cuma berpotensi, bukan sudah pasti tertular virus Corona,” kata Irwan.

Rapid test belum bisa menunjukkan sepenuhnya bahwa seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak. Guna memastikan hal tersebut, diuji lagi pada tahap kedua yakni melalui tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Tes SWAB.

“Pasien yang dinyatakan positif dengan menggunakan rapid test, harus melanjutkan pemeriksaan PCR yakni dengan pengambilan spesimen lendir di hidung dan tenggorokan korban,” terang Bupati Kepulauan Meranti dua periode itu.

Tadi pagi, tim gugus tugas Covid-19 mendata siapa saja yang pernah melakukan kontak fisik dengan korban. Dan hasilnya, ada 18 orang yang sudah dipastikan melakukan kontak fisik yang dimaksud.

“18 orang ini kemudian dilakukan rapid test dan Alhamdulillah hasilnya negatif,” akunya.

Untuk sementara waktu, Irwan meminta masyarakat untuk tidak bepergian ke daerah zona merah, seperti Jakarta dan beberapa kota di Pulau Jawa.

Ia juga menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas nongkrong di warung kopi.

“Ini menjadi itibar atau pembelajaran bagi kita bersama agar menjaga kesehatan dan keselamatan pribadi. Dengan begitu, kita juga menjaga keselamatan dan kesehatan keluarga serta masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tebing Tinggi Barat Dukung Ketahanan Pangan, Turun Langsung Dampingi Petani di Desa Mekong
Polres Meranti Gelar Pemusnahan Barang Bukti Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional
Bintang Famili dan Alfaro Juara Turnamen Futsal REMBA Cup 3 Melibur Hulu Desa Mengkirau
Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil
Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit
Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:08 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Dukung Ketahanan Pangan, Turun Langsung Dampingi Petani di Desa Mekong

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Meranti Gelar Pemusnahan Barang Bukti Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:16 WIB

Bintang Famili dan Alfaro Juara Turnamen Futsal REMBA Cup 3 Melibur Hulu Desa Mengkirau

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit

Berita Terbaru