class="wp-singular post-template-default single single-post postid-40980 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam

Selasa, 19 Oktober 2021 - 11:08 WIB

Junaidi: Kita Minta Bandara Hang Nadim Segera Siapkan Fasilitas TCM

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepri meminta seluruh Bandara dan Pelabuhan di wilayah Batam dan Bintan untuk mempersiapkan fasilitas Tes Cepat Molekuler (TCM).

Khususnya di Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang  di tunjuk untuk melakukan pelayanan wisman dan PMI,  pelabuhan laut  Nongsa Batam untuk wisman dan PMi, pelabuhan Batam Centre melayani PMI dan  pelabuhan BBT Lagoi melayani Wisman.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi di Tanjungpinang, Senin (18/10).

Menurut Junaidi, dengan kesiapan memiliki alat TCM tersebut, maka provinsi Kepri telah pun dapat menerima kedatangan kunjun.

“Jika PCR hasilnya harus menunggu hingga 8 jam, maka dengan TCM akan diketahui hasilnya hanya dalam waktu 1 jam. Dan alat ini diminta harus segera disiapkan disetiap bandara dan pelabuhan yang telah ditunjuk,” ujar Junaidi.

Namun, lanjut Junaidi hingga saat ini di Bandara Hang Nadim l belum menyediakan alat TCM yang diperlukan tersebut.

“Padahal hal tersebut menjdi syarat penting untuk program dibukanya travel buble ini. Untuk itu, kami meminta kelengkapan alat TCM di bandara Hang Nadim Batam untuk segera dipersiapkan,” jelas Junaidi.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Tempat Hiburan Malam di Karimun Ditutup

Junaidi mengatakan untuk mensukseskan program travel buble yang diyakini akan mampu menjadi sumbu hidupnya kembali pariwisata di Kepri, maka diperlukan kerjasama semua pihak, baik pemerintah kabupaten/kota dan perangkat daerah terkait. 

“Masing-masing bekerja sesuai dengan kapasitasnya berdasarkan tupoksi masing-masing. Untuk bandara apa yang harus disiapkan agar segera dilakukan, begitu juga di pelabuhan hingga ke area wisata yang menjadi tujuan. Jadi tidak ada siapa menunggu apa yang harus dibuat. begitu pesan Gubernur,” kata Junaidi. 

Sebagaimana diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bahwa ada 19 negara yang nantinya diizinkan masuk ke Indonesia. 

Negara-negara tersebut meliputi Saudi Arabia, United Arab Emirates (UAE), Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia. 

Daftar 19 negara yang masuk ke Indonesia ini hanya berlaku khusus untuk penerbangan langsung ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri). 

Baca Juga :  Rumah Sakit Jiwa Bakal Dibangun di Kepri

Untuk di Kepri, Bandara Hang Nadim yang berada di Kota Batam, dan satu lagi Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. 

Untuk Bandara RHF Tanjungpinang, ujar Junaidi, saat ini General Manager (GM) Angkasa Pura ll Tanjungpinang sedang melakukan koordinasi dengan Bandara Soekarno Hatta, dan Bandara di Bali, agar mengetahui pola dan prosedur yang dilakukan. 

“Saya baru menghubungi GM-nya,  saat ini pihak Angakasa Pura ll Tanjungpinang sedang melakukan koordinasi dengan Bandara Soekarno Hatta. Besok mereka akan  ke Bandara di Bali, guna melihat langsung bagaimana prosedur dan kesiapan fasilitas disana,” ucap Junaidi. 

Pelaku perjalanan dari 19 negara tersebut diatas dapat masuk ke Bali dan Kepri dengan syarat yang sudah disepakati, seperti melampirkan bukti sudah melakukan vaksinasi lengkap dengan waktu minimal 14 hari sebelum keberangkatan yang dibuat dalam Bahasa Inggris, serta memiliki hasil TCM sebagai pengganti PCR.

Setelah sampai ke Bali dan Kepri, Wisaman tersebut juga akan melakukan proses karantina agar lebih aman.***

Share :

Baca Juga

Batam

Oknum Guru Ditangkap BNNP Kepri Terlibat Sabu

Batam

Polda Kepri Gerebek Gelanggang Permainan YHK Zone

Batam

Diduga Palsukan Dokumen,3 Kontainer Berisi Arang Diamankan Bakamla

Batam

Sebanyak 54 Rumah Terdampak Angin Puting Beliung, Rudi-Amsakar Siapkan Bantuan

Batam

Polda Kepri Akhirnya Menangkap Penyalur TKI Ilegal Asal Malaysia

Batam

Pelatihan Kepemimpinan Nasional, Sekdako Batam Raih Prestasi Istimewa

Batam

Ardiwinata: Selama Bulan Puasa,THM Akan Kita Pantau

Batam

Pisah Sambut Komandan Batalion Infanteri 10 Marinir di Batam
error: Content is protected !!