liputankepri.com, KARIMUN – 60 orang penumpang Speed Boat Karunia Jaya 1, jurusan Tanjungbalai Karimun tujuan Tanjungpinang yang kandas di perairan Pasai, Pulau Terung Kecamatan Moro. Minggu (19/8) sekira pukul 11.30 Wib. Ahirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari Posal Moro, Posal Sugi, Polsek Moro dan Basarnas.

Kejadian tersebut berawal saat SB Karunia Jaya 1 baru saja lepas tali dari Pelabuhan Moro menuju Tanjungpinang. Namun, setelah beberapa menit perjalanan tiba- tiba kapal menabrak karang dan kandas.
Hal tersebut dibenarkan oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro saat di konfirmasi wartawan, Senin (20/8/2018)
“Iya benar, kemarin terjadi laka laut yaitu kapal kandas. Menurut keterangan nahkoda, saat itu ombak besar, jadi nahkoda memilih untuk elewati jalur dalam. Tetapi tiba- tiba kapal menabrak karang dan kandas,” terang Catur, saat ditemui usai upacara Hari Pramuka.
Ia mengatakan, dari kejadian tersebut tidak ada menimbulkan korban jiwa. Namun, nahkoda dan abk bersama penumpang lain harus terdampar selama 1 jam sebelum dilakukan evakuasi oleh masyarakat dan Personel pos Lanal Karimun di Moro.
“Saya langsung memerintahkan kepada Posal Moro untuk turun membantu. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, tim menunggu air pasang baru dapat dievakuasi,” ujarnya
Catur juga mengatakan, proses evakuasi berjalan dengan lancar, dengan bantuan Posal Moro bersama Tim Sar dan Polsek Moro yang ikut membantu dalam melakukan evakuasi.
“Semuanya aman, hanya ada penumpang yang meminta kembali ke Karimun dan kemudian langsung dibawa ke Karimun,” katanya.
Dirinya berpesan kepada para penyedia jasa angkutan laut, untuk dapat memperhatikan cuaca ketika melakukan perjalanan.
“Untuk para penyedia jasa angkutan laut untuk memperhatikan cuaca sebelum perjalanan, memeriksa alat- alat keselamatan pelayaran. Apabila terjadi permasalahan di laut, segera hubungi Posal terdekat untuk mendapatkan bantuan,” pungkas Catur. (syah)










