class="wp-singular post-template-default single single-post postid-2486 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Featured

Senin, 7 November 2016 - 16:52 WIB

Kepri Diambang Sanksi,Jika Pengesahan APBD 2017 Lewat dari Bulan Desember

“Kita minta Sekda selaku Ketua TAPD Pemprov Kepri untuk menyiapkan rancangan APBD 2017. Karena pembahasan pra APBD harus segera dilakukan,”

 

Liputankepri.com,Batam – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, Irwansyah mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kepri untuk segera menyiapkan Rancangan APBD 2017.

Desakan ini mengingat waktu pembahasan semakin sempit. Dikhawatirkan pengesahan APBD nanti tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

“Kita minta Sekda selaku Ketua TAPD Pemprov Kepri untuk menyiapkan rancangan APBD 2017. Karena pembahasan pra APBD harus segera dilakukan,” ujar Irwansyah menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (6/11/2016)

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut, DPRD Kepri sudah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Perangkat Daerah yang baru. Susunan Perangkat Daerah yang ada, bisa menjadi acuan dalam persiapan pembahasan. Meskipun pada saat ini, Gubernur Kepri belum melakukan pelantikan terhadap susunan perangkat daerah yang baru.

“Semakin cepat, kita mempersiapkan Rancangan APBD 2017, maka semakin banyak waktu untuk pembahasan. Sehingga prosesnya tidak sekedar asal-asalan,” tegas Irwansyah.

Ditambahkannya, pihaknya sebagai wakil rakyat tentu menginginkan porsi APBD 2017 lebih untuk kepentingan masyarakat. Baik dalam hal pembangunan infrasturktur maupun bidang lainnya. Atas dasar itu, DPRD tentunya juga butuh waktu untuk mengkoreksi rancangan yang dipersiapkan TADP Pemprov Kepri nanti.

“Seperti kita ketahui, apabila pengesahan APBD 2017 lewat dari bulan Desember, Kepri diambang sanksi. Kita berharap itu tidak terjadi. Mudah-mudahan kondisi APBD 2017 sudah tidak terganggu defisit,” tutup Irwansyah.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan Rancangan APBD 2017. Diakuinya, waktu yang tersedia sangat mepet. Atas dasar itu, pihaknya sudah mulai menyusun kerangka Rancangan APBD 2017. Terkait rencana pembangunan tentunya mengacu pada hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrebang) Pemprov Kepri beberapa waktu lalu.

“Kegiatan-kegiatan yang ditunda pelaksanaanya, karena defisit. Akan kita masukan kembali dalam Rancangan APBD 2017 nanti. Semoga APBD 2017 nanti, tidak dihantui oleh defisit anggaran,” ujar Arif belum lama ini. (jpg/lk)

Share :

Baca Juga

Batam

Polda Kepri Tangani Kasus Raibnya Plat Baja Senilai Rp4,4 Miliar

Batam

Pemuda Karimun Deklarasi Dukung H. Muhammad Rudi Calon Gubernur Kepri 2024

Batam

Kepala BP Batam Jamu Menteri Perdagangan dan Industri Singapura 

Featured

Final Piala AFF 2016 Ibarat Cerita Dongeng Ciderella di Dunia Olahraga

Featured

Kemampuan Bicara Bahasa Inggris Masyarakat Indonesia Kurang

Batam

BP Batam Perkuat Pertahanan Siber Lewat Tim CSIRT

Batam

Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomis, Marlin Agustina Buka Pelatihan Pilah Sampah

Featured

Tahun Ini Pemkab Karimun Akan Bangun Pelabuhan Sungai Sikop Desa Tulang
error: Content is protected !!