class="post-template-default single single-post postid-2289 single-format-standard wp-custom-logo elementor-default elementor-kit-37444">

banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Senin, 24 Oktober 2016 - 19:46 WIB

Tim WFQR Hentikan Kapal Berbendera Belize Saat Memuat BBM OPL

“Danlantamal juga mengatakan jajarannya akan terus meningkatkan keamanan serta pengawasan diseluruh perairan Kepri. Hal itu, karena disinylir masih da kegiatan-kegiatan ilegal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelengahan petugas termasuk kegiatan BBM ilegal”.

 

Liputankepri.com,karimun  – Tim Westren Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Tanjung Balai Karimun, yang melaksanakan patroli di perairan Selat Gelam dan STS Leho, Sabtu (22/10) sekitar pukul 01.55 WIB, menghentikan kapal SPB Dewi Nabila berbendera Belize, yang akan memuat Bahan Bakar Minyak (BBM) di Out Port Limit (OPL).

 Kapal jenis Self Propelled Barge dengan 146 GT milik CV Star Formula Batam dengan Nahkoda atas nama Suaib yang bergerak menuju Barat OPL dengan enam orang Anak Buah Kapal (ABK), ditemukan beberapa kesalahan atau pelanggaran yaitu kapal berlayar dari Tanjung Balai Karimun menuju OPL barat Singapura berlayar tanpa persetujuan berlayar (SPB, red).

Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama TNI S Irawan mengatakan selain berlayar tanpa persetujuan berlayar. Tiga orang ABK tidak memiliki buku pelaut dan tiga orang lainnya pasportnya tidak dicap keluar oleh Imigrasi Indonesia.

”Mereka belum sempat melakukan kegiatannya keburu di tangkap tim WFQR-4,”ujar Irwan, melalui rilis yang diterima, Minggu (23/10).

Dikatakan Irawan, pihaknya pun saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap Nahkoda dan ABK nya, untuk pendalaman lebih lanjut.

”Kapal dibawa ke Dermaga Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,”ucapnya.

Pada Kesempatan ini, Danlantamal juga mengatakan jajarannya akan terus meningkatkan keamanan serta pengawasan diseluruh perairan Kepri. Hal itu, karena disinylir masih da kegiatan-kegiatan ilegal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelengahan petugas termasuk kegiatan BBM ilegal.

”Ini perintah dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Pangarmabar agar kami terus mengamankan peraian di Kepri dari tindakan kejahatan,”ucapnya. (ias)

Share :

Baca Juga

Featured

Motor Tanpa Winglet Jadi Perbedaan Terbesar Desmosedici GP17

Karimun

Wabup Karimun Resmi Buka Pelaksanaan Vaksinasi di SMAN 5

Karimun

Bupati Karimun Hadiri Dialog Kebangsaan DPD GMNI Kepri

Berita

Bupati Karimun Tinjau Pembelajaran Perdana Tatap Muka

Berita

Polres Karimun Laksanakan Vaksinasi Lansia COVID-19 Door To Door

Karimun

Rayakan Natal, Rutan Tanjungbalai Karimun Berikan Remisi Kepada 12 Narapidana

Batam

Nurdin Basirun:Beasiswa untuk Anak yang Pintar dan Hafal 1 Juz Al Quran

Karimun

Tiga Regu Polres Bintan Ikut Serta Tri Lomba Juang Bersama Masyarakat