Kepri Peringkat Ketiga Pintu Masuk Peredaran Narkoba Secara Nasional

- Jurnalis

Senin, 27 November 2017 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Upaya Loka Batam untuk merehabilitasi pecandu narkoba memang semakin berat. Sebab, Kepri kini masuk dalam kawasan darurat Narkoba di Indonesia.

Kategori itu disematkan di Kepri karena pada 2016 lalu, BNN Provinsi Kepri mencatat angka prevalansi penyalahgunaan narkoba di provinsi ini mencapai 2,74 persen. Padahal, angka maksimal prevalensi yang ditetapkan Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo maksimal 2,2 persen. Kepri lebih tinggi 0,54 persen.

Sepanjang 2017 ini saja, BNNP Kepri mencatat ada 42 ribu warga Kepri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Jika dibandingkan dengan 2015-2016, memang terjadi penurunan. Pada medio 2015-2016 tercatat 60.205 warga Kepri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Boleh dibilang, Batam itu juga sebagai daerah transit narkoba untuk selanjutnya dikirimkan ke luar pulau seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, dan kawasan lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Kepala BNNP Kepri Brigjen Nixon Manurung melalui Kepala Bidang Pemberantasan AKBP Bubung Pramiyadi, saat ditemui di ruangannya di kantor BNNP Kepri di kawasan Batubesar, Nongsa, Kamis (23/11) pekan lalu.

Bubung menyebutkan pintu masuk peredaran narkoba tertinggi di Indonesia yaitu Aceh melalui Sabang, Kalimantan, Kepri, dan juga Medan di Sumatera Utara.

“Kepri peringkat ketiga pintu masuk peredaran Narkoba secara nasional,” ujar Bubung.

Peredaran narkoba di Kepri sendiri ada beberapa pintu masuk terbesar yakni Tanjungbalai Karimun, Berakit-Bintan, dan banyak tempat di Batam.

Adapun narkoba jenis narkoba yang sering masuk ke Batam adalah sabu-sabu, ekstasi, dan juga ganja. Sabu-sabu dan ekstasi semuanya masuk dari Malaysia, sedangkan ganja masuk dari Aceh. Hanya segelintir yang masuk melalui Singapura.

Bubung menambahkan, biasanya narkoba yang masuk dari Singapura adalah titipan transit dari Tiongkok. Seperti halnya penangkapan sabu-sabu yang dibalut di dalam lukisan Bunda Maria yang ditangkap di Bandara Internasional Hang Nadim beberapa waktu lalu, dimana si tersangka yang dititipkan hendak membawanya ke Tangerang.

“Batam ini parah sebagai pintu penyelundupan dan juga peredaran narkoba,” jelas Bubung.

Bubung menjelaskan, beberapa lokasi di Kepri ditetapkan sebagai zona merah narkoba. Antara lain Kampung Aceh di Seibedug, Tanjunguma di Lubukbaja, Penyengat di Tanjungpinang, dan Meral di Karimun sebagai zona merah peredaran dan penggunaan narkoba selain di pusat-pusat hiburan malam.***

 

 

 

 

Source:Batampos

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat SB.JJ Indah 2 di Perairan Tanjung Uban
Polsek Kampar Kiri Hilir Sikat Pengedar Shabu di Simalinyang, Amankan 7,74 Gram Sabu
Pelaku Pencurian Terekam CCTV di Air Tiris. Kapolsek: Tidak Ada Kejahatan Luput Dari Kami
Polsek Kampar Ringkus Pencuri Toko Bangunan, Kapolsek: Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB

Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Senin, 12 Januari 2026 - 10:48 WIB

LMB Nusantara Batam Gelar Rapat Pematangan Pengurus Kota Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:58 WIB

Aksi Kejar-kejaran, Bea Cukai Batam Amankan Speedboat SB.JJ Indah 2 di Perairan Tanjung Uban

Berita Terbaru