class="post-template-default single single-post postid-255202 single-format-standard wp-custom-logo elementor-default elementor-kit-37444">

banner 200x200

Home / Berita / Kepri

Kamis, 4 Juli 2024 - 12:11 WIB

Marlin Agustina: Kader Posyandu Garda Terdepan Dalam Kesehatan Masyarakat

Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Marlin Agustina menghadiri workshop kader Posyandu, dalam rangka peningkatan kualitas Posyandu Kota Batam. Workshop ini, diberikan kepada kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Galang dan Puskesmas Pancur, Rabu (3/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Marlin Agustina mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Wakil Ketua III DPRD Kepri, Tengku Afrizal Dahlan melalui Pokirnya di DPRD Provinsi Kepri. Marlin menegaskan, kader Posyandu menjadi garda terdepan dalam kesehatan masyarakat dan mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam menjalankan tugasnya.

Karena kader lah yang paling dekat dengan masyarakat dan selalu berinteraksi dengan masyarakat. Kader posyandu, akan menjadi yang terdepan dalam mengetahui ibu-ibu hamil hingga anak yang mengalami stunting di wilayahnya masing-masing.

Untuk itu, Marlin berterima masih kepada kader, karena terus memperkuat peran dalam pelayanan kesehatan dan pembangunan. Karena jika pelayanan kesehatan semakin maju dan baik, masyarakat semakin sehat, maka kesejahteraan semakin meningkat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kader-kader Posyandu, yang selama ini telah bekerjasama dengan Puskesmas. Mulai dari penanganan stunting, perilaku hidup sehat, gerakan masyarakat sehat dan kegiatan-kegiatan lainnya. Itu semua melibatkan kader-kader posyandu,” ujarnya.

Marlin lanjutkan, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, para kader diberikan insentif oleh pemerintah. Namun Marlin mengakui, bahwa insentif yang diberikan tersebut tidak sebanding dengan tanggung jawab para kader Posyandu.

Oleh sebab itu, ia mengajak kader Posyandu untuk bersama-sama mendukung pembangunan di Kota Batam sehingga berdampak pada perekonomian Kota Batam. Dengan meningkatnya perekonomian ini, maka insentif yang akan diberikan kepada kader Posyandu pun bisa dinaikkan.

“Jadi semangat terus untuk melakukan yang terbaik di bidang kesehatan. Anak-anak usia dini perlu pengawasan dan pendampingan agar mereka tumbuh dan berkembang menjadi anak yang tidak stunting,” katanya.

Ia menambahkan, dalam pencegahan anak stunting tersebut, memang bukan hanya tugas dari kader posyandu. Namun, tugas pencegahan stunting ini merupakan tugas bersama dengan pemerintah melalui programnya masing-masing. Dengan tujuan, terbentuknya generasi emas Kota Batam kedepannya.

“Jadi yang paling penting sekali, kita harus terus berkolaborasi dalam pencegahan stunting. Antara Posyandu, Puskesmas, Pemerintah dan juga DPRD. Tetap semangat dan bekerja dengan hati yang ikhlas,” tutupnya. (*)

 

Reporter: HMS 

Editor: Editor 

Share :

Baca Juga

Batam

Plt Gubkepri tolak rencana kedatangan 2.000 Turis asal Australia masuk Batam

Batam

Jelang Nataru 2024, Pemko Batam Bersama FKPD Gelar Rakor Bahas 5 Agenda

Bintan

Batam Daerah Baru Tujuan Bisnis

Berita

Semarakkan HUT ke 77 Republik Indonesia, PT Timah Tbk Dukung Organisasi Mahasiswa Gelar Jalan Santai Kemerdekaan

Batam

Baznas Kepri Distribusikan 100 Paket Logistik Tahap Kedua

Featured

Ahli Pidana UI Paparkan Kasus Pertambangan Bauksit di Tanjung Mocco

Karimun

Hukum Harus Di Tegak Kan, Kegiatan Pertambangan Di Kabupaten Karimun Segera Di Tertibkan

Berita

Ketua Dekranasda Riau Tinjau Beberapa Kerajinan di Kampar