banner 200x200

Home / Featured / Karimun / Liputan Kriminal

Sabtu, 14 Januari 2017 - 20:01 WIB

Ngaku Dekat Dengan Petinggi Polda,Akhirnya Perpat Pesisir Kundur Laporkan Pemilik kayu ke Polsek Kundur Barat/Utara

Liputankepri.com,Tanjungbatu –Mengaku kenal dengan sejumlah petinggi polisi di Polda Kepri akhirnya Alk alias Chrls pemilik puluhan ton kayu olahan jenis Ramin dilaporkan oleh Ketua Perpat Pesisir Kundur ke Polsek Kundur Barat/Utara.

Laporan ini bermula ketika tim investigasi Perpat Pesisir Kundur mendapat informasi dan langsung turun ke lokasi dan ditemukan puluhan ton kayu olahan jenis Ramin milik salah satu warga Sawang Kundur Barat berinisial Alk alias Chrls di Paya Panjang Kundur Barat.

Hal ini dibenarkan oleh ketua Perpat Pesisir Kundur Novi Arman ketika di konfirmasi via Selularnya Sabtu (14/1-2017) mengatakan,ketika dirinya bersama tim kelokasi di dapati puluhan ton kayu olahan jenis Ramin tersusun rapi dan kami mencoba mengkomfirmasi kepada Alk alias Chrls yang pada saat itu lagi santai minum bir,”Benar ketika kami komfirmasi Alk alias Chrls ini dengan santai menjawab,ini kayu kebun saya kalian mau apa,saya kenal kok dengan orang-orang polda,kayu ini bukan untuk saya jual tapi untuk pakai saja,”kata Novi menirukan ucapan pemilik kebun itu.

Baca Juga :  Pejabat BP Diperiksa Jampidsus Kejagung

Mendengar hal itu Novi Arman langsung menelpon kapolsek Kundur Barat/Utara AKP.Emsas dan tidak lama berselang petugas polsek langsung turun kelokasi melakukan pengecekan,”ironisnya ketika petugas polsek datang ia hanya santai aja menanggapinya sambil minum bir dan minta selfie dengan petugas,”imbuh Novi.

Lebih jelas Novi mengatakan,Alk alias Chrls ini merasa kenal dengan orang-orang Polda dan malahan ia menyuruh kami untuk melaporkan ke polisi,setelah dilakukan pengecekan oleh petugas polsek maka Alk alias Chrls tersebut diminta datang ke polsek untuk dimintai keterangan,”ungkap Novi Arman.

Kapolsek Kundur Barat/Utara AKP.Emsas ketika di komfirmasi via SMS dan WA tidak membalasnya

Dan begitu juga dengan Alk alias Chrls belum bisa dikonfirmasi terkait kebenaran dirinya mencatut institusi Polda Kepri sampai berita ini diunggah.

Baca Juga :  Jadwal Sepak Bola Asian Games 2018

Kayu Ramin (Gonystylus spp) telah menjadi primadona sejak lama. Penampakan fisik jenis ramin yang bertekstur halus, warna yang cerah, bentuk permukaan yang rata serta mudah dalam pengerjaannya,membuat jenis ini cukup digemari di pasar industri pengolahan kayu di dunia. Sehingga  kayu ramin banyak dipanen, dan bisa ditebak pada akhirnya, terjadi kelangkaan kayu ramin.

Perdagangan kayu ramin dilarang (sementara) baik kayu bulat maupun olahan sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Kehutanan No. 127/Kpts-V/2011. Keputusan ini keluar karena disinyalir penebangan kayu jenis  ramin ini  telah merambah ke kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi;  perdagangannya telah  meluas pada lingkup nasional maupun internasional, untuk itu langkah pencegahan meluasnya penebangan liar dan atau perdagangan liar kayu ramin diperlukan.**

Share :

Baca Juga

Karimun

Tempat Usaha Kedai Makan Sunarti Semakin Luas dan Nyaman Setelah Jadi Mitra Binaan PT Timah Tbk

Featured

Marlin Ajak Guru PAUD Fokus Bangun Karakter Anak

Karimun

Bupati Karimun Berikan Surprise Ultah Kepada Anwar Hasyim

Featured

Bupati Irwan Terima SK Perhutanan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dari Presiden RI Joko Widodo

Featured

Pamerkan Payudara,Akhirnya Mahasiswi Menyerahkan Diri

Featured

Pembangunan 75 Unit Perumahan Kuale Makmur Tanjungbatu Terbengkalai

Ekonomi

Pemerintah Luncurkan Peta Baru NKRI

Karimun

Bupati Lepas Tim PS Telaga Harapan Ikuti Liga U-16 Tingkat Nasional
%d blogger menyukai ini: