class="wp-singular post-template-default single single-post postid-12065 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Pendidikan

Kamis, 21 September 2017 - 18:04 WIB

Noorlizah Nurdin Prihatin Terhadap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Yang Menimpa Pelajar

​liputankepri.com, Karimun – Penasehat Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj Noorlizah Nurdin, merasa sangat prihatin terhadap penyalahgunaan narkoba yang sudah menjarah kalangan pelajar di Kepri, khususnya di Kabupaten Karimun.

Pembina Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Noorlizah Nurdin.

Keprihatinan tersebut disampaikan Noorlizah kepada para wartawan, usai menghadiri acara  Jambore PKK ke 3 tahun 2017 Kabupaten Karimun, di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Rabu (20/9/2017).

Respon positif yang diberikan oleh Noorlizah sebagai penasehat PKK tersebut, mencerminkan bahwa ia ingin peran para kader PKK dapat lebih proaktif dalam dan ikut berperan dalam penanggulangan bahaya narkoba di dalam keluarga.

“Pelaksanaan program-program tersebut intinya untuk membantu Pemerintah dalam mewujudkan Kesejahteraan masyarakat yang paling dekat dengan ibu-ibu, yakni keluarganya,” kata istri Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ini.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar se Karimun ikuti kegiatan "Wisata Matematika Bela Negara"

Dia mencontohkan bahwa permasalahan-permasalahan didalam masyarakat patut dijadikan prioritas, seperti kekerasan perempuan dan anak juga permasalahan narkoba.

“Permasalahan-permasalahan seperti ini sangat komplek dan ada di sekitar kita, untuk itu saya berharap para kader dapat melaksanakan tugasnya dengan hati yang ikhlas. Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta penyalahgunaan narkoba ada di sekitar kita, mengintai anak-anak kita sebagai generasi bangsa,” ungkap Noorlizah.

Noorlizah merasa sangat miris setelah mendengar dari BNNP Kepri, bahwa penyalahgunaan narkoba di Kepri sudah sangat memprihatinkan, terutama bagi kalangan pelajar. Apalagi baru-baru ini muncul pemberitaan di media, bahwa hasil uji sample urine yang dilakukan Yayasan Sado Karimun menyebutkan puluhan pelajar SMP di Karimun positif menggunakan narkoba.

Baca Juga :  Ini Pesan ASPEMO Kepada Dewan Pers

“Kita tidak bisa tinggal diam dan hanya melihat, terutama para kader PKK. Kegiatan jangan hanya dijadikan tempat ngumpul, hura-hura ataupun hanya sekedar seremonial saja. Bekerjalah secara riel dan turun ke lapangan, pantau langsung dan sama-sama kita berantas. Meskipun mereka bukan anak-anak kita namun mereka adalah generasi bangsa ini, apakah kita akan biarkan seandainya hal tersebut  menimpa anak-anak kita sendiri,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada semua elemen masyarakat, aparat penegak hukum, BNN maupun institusi lain, untuk lebih meningkatkan lagi pengawasan dan penaggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. (cp)

Share :

Baca Juga

Karimun

Oknum Wartawan Ditangkap Polisi, Begini Respon IWO Karimun

Karimun

Irpandi Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Pohon Kelapa

Featured

Makodim 0317/TBK Gelar Wisuda Purnawira Kapten Inf F.Handoko Putro

Featured

Tuntut Tunggakan Proyek Rp50 Miliar,Puluhan Kontrakror Demo Kantor Bupati

Featured

Anggota Kodim 0317/Karimun Tangkap Bandar Sabu

Featured

Coastal Area Tempat Rekreasi Wisata Karimun

Featured

Tambang Pasir Laut Milik Koperasi Sekop Jaya Diduga Kangkangi Aturan Distamben Kepri

Berita

Bea Cukai Karimun Amankan Anggota Polresta Barelang Selundupkan 50 Vape Narkoba dari Malaysia
error: Content is protected !!