Noorlizah Nurdin Prihatin Terhadap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Yang Menimpa Pelajar

- Jurnalis

Kamis, 21 September 2017 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​liputankepri.com, Karimun – Penasehat Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj Noorlizah Nurdin, merasa sangat prihatin terhadap penyalahgunaan narkoba yang sudah menjarah kalangan pelajar di Kepri, khususnya di Kabupaten Karimun.

Pembina Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Noorlizah Nurdin.

Keprihatinan tersebut disampaikan Noorlizah kepada para wartawan, usai menghadiri acara  Jambore PKK ke 3 tahun 2017 Kabupaten Karimun, di halaman rumah dinas Bupati Karimun, Rabu (20/9/2017).

Respon positif yang diberikan oleh Noorlizah sebagai penasehat PKK tersebut, mencerminkan bahwa ia ingin peran para kader PKK dapat lebih proaktif dalam dan ikut berperan dalam penanggulangan bahaya narkoba di dalam keluarga.

“Pelaksanaan program-program tersebut intinya untuk membantu Pemerintah dalam mewujudkan Kesejahteraan masyarakat yang paling dekat dengan ibu-ibu, yakni keluarganya,” kata istri Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ini.

Baca Juga :  Kepulauan Meranti Kembali Mendapatkan Award Tingkat Nasional

Dia mencontohkan bahwa permasalahan-permasalahan didalam masyarakat patut dijadikan prioritas, seperti kekerasan perempuan dan anak juga permasalahan narkoba.

“Permasalahan-permasalahan seperti ini sangat komplek dan ada di sekitar kita, untuk itu saya berharap para kader dapat melaksanakan tugasnya dengan hati yang ikhlas. Kekerasan terhadap perempuan dan anak serta penyalahgunaan narkoba ada di sekitar kita, mengintai anak-anak kita sebagai generasi bangsa,” ungkap Noorlizah.

Noorlizah merasa sangat miris setelah mendengar dari BNNP Kepri, bahwa penyalahgunaan narkoba di Kepri sudah sangat memprihatinkan, terutama bagi kalangan pelajar. Apalagi baru-baru ini muncul pemberitaan di media, bahwa hasil uji sample urine yang dilakukan Yayasan Sado Karimun menyebutkan puluhan pelajar SMP di Karimun positif menggunakan narkoba.

Baca Juga :  Tim Saber Pungli Polda OTT Kepala KSOP CPO Kabil

“Kita tidak bisa tinggal diam dan hanya melihat, terutama para kader PKK. Kegiatan jangan hanya dijadikan tempat ngumpul, hura-hura ataupun hanya sekedar seremonial saja. Bekerjalah secara riel dan turun ke lapangan, pantau langsung dan sama-sama kita berantas. Meskipun mereka bukan anak-anak kita namun mereka adalah generasi bangsa ini, apakah kita akan biarkan seandainya hal tersebut  menimpa anak-anak kita sendiri,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada semua elemen masyarakat, aparat penegak hukum, BNN maupun institusi lain, untuk lebih meningkatkan lagi pengawasan dan penaggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. (cp)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Apresiasi Prestasi Personel, Kapolres Karimun Tekankan Peningkatan Kinerja Pelayanan
Insiden Maut, Seorang Pria Warga Teluk Air Tewas di Tangan Lettu CPM di THM Satria
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:26 WIB

Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terbaru