Pasukan Raider 136/Tuah Sakti Selamatkan Sandera Dari Sekapan Teroris

- Jurnalis

Minggu, 17 Desember 2017 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Ratusan prajurit dari Batalion Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti menggelar latihan penyelamatan sandera dari sekapan teroris di lapangan Engku Putri Batam Centre, Sabtu (16/12) pagi.

Latihan tersebut merupakan puncak kegiatan pembinaan di jajaran Prajurit Raider 136 Tuah Sakti di bawah Komando Resor Militer (Korem 033) Wira Pratama (WP) Kepri di tahun ini.

Menurut Komandan Korem 033 Wira Pratama, Kolonel Gabriel Lema, semua jajaran Korem 033 WP, khususnya batalion Raider 136 Tuah Sakti dilibatkan dalam latihan penyelamatan sandera dari para teroris.

“Pasukan Raider 136 Tuah Sakti (TS) ini adalah satuan tempur yang berada di bawah jajaran Korem 033 WP yang memiliki kemampuan khusus untuk penyelamatan sandera dari tangan teroris, sekaligus kemampuan untuk pengendalian keamanan,” ujar Danrem 033 WP, Kolonel Gabriel.

Latihan penyelamatan sandera dari tangan teroris ini, lanjut Kolonel Gabriel, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan kemampuan prajurit Raider 136 TS dalam hal mengantisipasi hal yang tak diinginkan secara mendadak.

“Sekaligus untuk memantapkan dan meningkatkan kemampuan prajurit Raider 136 TS. Intinya latihan ini untuk meyakinkan ke masyarakat bahwa TNI siap kapan pun dan dimanapun juga untuk melindungi masyarakat dan memberikan rasa aman di tengah masyarakat,” terang Kolonel Gabriel.

Apalagi, lanjut Danrem, wilayah Kepri ini merupakan wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, serta memiliki pulau-pulau yang jumlahnya sangat banyak. Hal tersebut mengharuskan TNI dituntut selalu siap sedia dan siaga untuk selalu menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman yang datangnya baik dari dalam maupun dari luar.

Skenario latihan yang digelar kali ini adalah Wali Kota Batam saat itu disandera oleh beberapa orang teroris bersenjata lengkap. Mengetahui hal tersebut, prajurit TNI dari Raider 136 turun dengan persenjataan lengkap didukung beberapa peralatan tempur pendukung seperti mobil operasional militer serta beberapa sepeda motor dan satu helikopter tempur untuk pembebasan sandera.

“Dengan strategi penyergapan yang matang, pasukan Raider 136 menerobos masuk ke gedung Pemko Batam secara senyap dan terkoordinasi. Setelah target dan sasaran didapat, para teroris ini dilumpuhkan. Sementara sandera diamankan langsung atau di evakuasi ke tempat yang aman,” terang Danrem.***

 

 

 

 

 

Source: batampos

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Hirdaya Sharma bersama Jaktive Mempromosikan Bhajan Modern sebagai Jembatan Budaya antara Indonesia, Nepal, dan Australia
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun
Sisi Gelap Hiburan Malam: Kejahatan di Balik Gemerlap Lampu

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers TNI AL Pengungkapan Penyelundupan 1.3 Ton Ketamin di Perairan Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Hirdaya Sharma bersama Jaktive Mempromosikan Bhajan Modern sebagai Jembatan Budaya antara Indonesia, Nepal, dan Australia

Berita Terbaru