Pelarian Tahanan Kasus Narkotika Polres Lahat Berakhir di Batam

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Popi Pandri (32) seorang tahanan kasus narkotika Polres Lahat, Polda Sumatera Selatan, berakhir di Kota Batam, setelah hampir setahun menjadi buronan.

Iya kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Lahat pada April 2025 lalu. Sejak saat itu, ia masuk dalam daftar pencarian dan terus diburu oleh aparat kepolisian.

Setelah melalui proses penyelidikan dan pelacakan, Popi Pandri akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan Satresnarkoba Polres Lahat yang dibackup oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek Nongsa serta Jatanras Satreskrim Polresta Barelang, pada Sabtu dini hari, 7 Maret 2026, sekira pukul 02.00 WIB.

Penangkapan tidak berlangsung mulus dan berlangsung cukup dramatis. Sehari sebelumnya, pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan sebenarnya telah melakukan pengintaian di rumah kos tempat Popi Pandri tinggal di kawasan Ruli Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa. Namun penangkapan gagal karena Popi Pandri berhasil kabur.

Baca Juga :  Hambali Dilantik Sebagai Pj Bupati Kampar Gantikan M. Firdaus

“Diduga dia mengetahui keberadaan petugas dan melarikan diri ke hutan di belakang kawasan Ruli,” kata Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmat Susanto, Minggu 8 Maret 2026.

Tim gabungan kemudian melanjutkan pencarian. Hingga akhirnya pada Sabtu dini hari, Unit Opsnal Reskrim Polsek Nongsa menerima informasi mengenai keberadaan pelaku.

“Kami dapat info kalau dia sedang berada di Jalan Sumatra, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong,” sebut Rahmat

Baca Juga :  Amsakar Achmad Lepas Jemaah Calon Haji Kota Batam

Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal Reskrim Polsek Nongsa dan tim gabungan dari Satresnarkoba Polres Lahat serta Jatanras Satreskrim Polresta Barelang segera menuju lokasi. Disana kepolisian berhasil meringkus Popi Pandri tanpa perlawanan.

Setelah ditangkap, Popi Pandri dibawa ke Mapolsek Nongsa untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum diserahkan kepada penyidik Polres Lahat.

“Selama melarikan diri di Batam, Popi Pandri bekerja sebagai sopir lori dump truk untuk membiayai kehidupannya,” ujar Rahmat.

Saat ini, pelaku telah dibawa kembali ke Polres Lahat untuk menjalani proses pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.**

 

Ulasan.co

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Karimun Tegas! Pengendara Tanpa Helm Diberi Teguran Tertulis, Keselamatan Jadi Prioritas Utam
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang
Polres Meranti Ikuti Panen Raya Jagung Nasional dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri
Bintang Famili dan Alfaro Juara Turnamen Futsal REMBA Cup 3 Melibur Hulu Desa Mengkirau
Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
Waspada Penipuan Lowongan Kerja, PT TIMAH Pastikan Tidak Ada Rekrutmen
Bantu Perjuangan Bayi Penderita Jantung Bocor, PT TIMAH Hadir Berikan Biaya Pengobatan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:49 WIB

Satlantas Polres Karimun Tegas! Pengendara Tanpa Helm Diberi Teguran Tertulis, Keselamatan Jadi Prioritas Utam

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:20 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:19 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:21 WIB

Polres Meranti Ikuti Panen Raya Jagung Nasional dan Launching Program Ketahanan Pangan Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:16 WIB

Bintang Famili dan Alfaro Juara Turnamen Futsal REMBA Cup 3 Melibur Hulu Desa Mengkirau

Berita Terbaru