class="wp-singular post-template-default single single-post postid-16431 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri

Kamis, 12 April 2018 - 12:41 WIB

Pengunjung Pasar Keluhkan Aroma Busuk Tumpukan Sampah

Liputankepri.com,Karimun – Pengunjung pasar keluhkan bau aroma busuk dari tumpukan sampah yang berada di sudut pasar Naga Mas kelurahan Baran Barat, Kamis (12/04/2018)

Pengunjung yang ingin berbelanja di pasar Naga Mas disuguhkan dengan pemandangan yang kurang layak dari arah sudut pasar dekat dengan pedagang ikan.

Aroma tak sedap merabak cepat dengan tiupan angin, sehingga menyebar kemana mana,sehingga pengunjung pasar tidak betah berbelanja akibat aroma tersebut

“Mona (35) ibu rumah tangga warga Baran kepada media ini mengatakan,bau tumpukan sampah di pasar Naga Mas ini sepertinya sangat mengganggu kami saat berbelanja.

“Iya pak, sampah ini menumpuk disudut, baunya busuk kalo saya mau beli ikan jadi gak nyaman pak mau pilih ikan terpaksa buru buru gak tahan baunya itu lho  pak,”jelas Mona.

Selain itu kata Mona,sampah yang menumpuk sudah mengeluarkan aroma tak sedap, bahkan sampah tersebut sudah mengundang lalat dan juga sudah berulat,

Baca Juga :  Disduk dan Capil Jamin Masyarakat Karimun  SAMA SELAMAT dan DAPOR TERAMAN 

“Sepertinya pengelola pasar Naga Mas ini tidak respon terhadap permasalahan sampah di pasar ini,jadi saya harapkan kepada pengelola pasar ataupun pemerintah daerah untuk mengambil sikap guna mengatasi masalah ini.

Kendati demikian jelas Mona,pemerintah daerah kabupaten Karimun sudah mencanangkan tiga bulan bersih sampah,tapi nyatanya apa,dimana-mana sampah berserakan termasuk di pasar,capek dech..,.”kata Mona dengan kesal.

Terpisah,Lurah Baran Barat kecamatan Karimun Febrizal ketika dikonfirmasi diruangan kerjanya,Kamis (12/4) mengatakan kami  sudah meninjau lokasi dimana sampah itu di tumpuk serta berkoordinasi dengan pihak pengelola pasar.

“Kita dari kelurahan sudah meninjau kelokasi kemaren, dan kita juga sudah menjumpai pihak pengelola pasar atau pihak menejemen untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait sampah yang ada di pasar Naga Mas,” ucap Febrizal

Selain itu kami dari pihak kelurahan sudah menemui pihak menejemen untuk menyampaikan upaya upaya agar bagaimana caranya sampah itu jangan sampai menumpuk beberapa hari karena itu bisa mengganggu kenyamanan pengunjung.

Baca Juga :  Sekelompok Warga Segel Kantor Desa Gemuruh

“Kita juga sudah jumpai pihak menejemen dan menyampaikan kepada mereka agar secepatnya mengambil tindakan terhadap sampah yang menumpuk,” ungkap Febrizal

Lanjutnya, dari pertemuan kita kemaren pihak menejemen akan berupaya untuk mengambil tindakan, dan kita juga sampaikan agar pihak menejemen juga membersihkan sampah sampah yang berserakan di kawasan pasar itu.

“Kami sudah sampaikan dan mereka sudah berupaya, Namun kendalanya dari pihak menejemen menyampaikan kurang nya aksesnya serta tempat untuk menumpuk sampah,” terang Febrizal

Masih Febrizal, kita akan lihat jika tidak juga ada tindakan dari pihak menejemen maka kita akan lakukan tindakan.

Berdasarkan pantauan Wartawan Liputankepri.com dilapangan memang dijumpai tumpukan sampah yang sudah beberapa hari, bahkan sudah berulat.

Hingga berita in diterbitkan,ketika dikonfirmasi pihak managemen pengelola pasar via pesan WhatsApp belum ada keterangan resmi.(ron)

 

 

Share :

Baca Juga

Anambas

Energi Baru Anambas Maju HNSI Kepulauan Anambas Periode 2025–2030 Resmi Terima SK Dari Provinsi Kepri

Batam

Peningkatan Layanan Laboratorium Uji, Komitmen BP Batam Wujudkan Smart Green City

Featured

Akibat Curi Ikan di Perairan Indonesia,Empat WN Vietnam di Denda Rp300 Juta

Karimun

Hendak Edarkan Sabu, Polisi Amankan Seorang Pria dan Barang Bukti

Featured

Gelar Pertemuan Dengan Pj Gubernur Riau, Plt Bupati Asmar Sampaikan Lima Permohonan

Featured

Akhirnya,Mantan Wakil Ketua DPRD Batam Masuk Penjara

Batam

Lantaran Menikahi Anak 16 Tahun,Pria Ini Penjara

Kepri

Tim WFQR 4/Unit Jatanrasla dan Unit Intel Lanal Batam Amankan Speed Boat Diduga Penyelundup
error: Content is protected !!