banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Jumat, 25 November 2016 - 21:46 WIB

Perizinan dan Sanitasi Air Mineral Merek Atarin Disinyalir Bermasalah

Liputankepri.com,Karimun – PT. Tritirta Argajaya selaku produsen air mineral dalam kemasan merek Atarin sempat terhenti,disinyalir legalitas perizinan perusahaan ini sudah habis masa berlakunya,sehingga Ribuan kardus air mineral ini sempat di tarik dari pasaran untuk di musnahkan kerena kualitas air mineral tersebut sudah terkontaminasi oleh kotoran serabut kecil berwarna putih.

Persyaratan pengurusan izin yang harus dipenuhi oleh PT. Tritirta Argajaya selaku perusahaan air mineral dalam kemasan merek Atarin yakni fasilitas produksinya yang dianggap masih belum memenuhi syarat terkait higienis sanitasinya,sehingga pemberian perpanjangan izin harus dilengkapi sebagai tahapan dalam memproduksi air bersih.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu pengurus perusahaan yang enggan di sebutkan namanya kepada media ini Jum’at (25/11) mengatakan perusahaan ini sebelumnya sempat berhenti di sebabkan oleh masalah masa berlakunya perizinanan perusahaan ini sudah habis,kemudian ribuan kardus air mineral dalam kemasan merek Atarin sempat di tarik baru-baru ini oleh perusahaan terkait masalah air mineral ini sudah tidak layak di konsumsi lagi,’terangnya

“Memang tadi saya telpon Aheng selaku pimpinan PT. Tritirta Argajaya terkait penemuan Air minum dalam kemasan merek Atarin yang sudah terkontaminasi oleh kotoran seperti serabut-serabut kecil berwarna putih.Ia mengatakan kita sudah melakukan penarikan dan pemusnahan ribuan kardus air mineral dan hal ini sudah ada rekomendasi dari Dinas kesehatan Kabupaten karimun,dan masalah perizinan masih dalam proses perpanjangan pengurusan”kilahnya.

Secara terpisah,Dinas kesehatan Kabupaten Karimun melalui bidang pemeriksaan AMDK dr.Suharyan ketika di konfirmasi via seluler terkait penarikan dan pemusnahan ribuan kardus air mineral dalam kemasan merek Atarin mengatakan,”pihaknya sampai sekarang belum mengetahui informasi tersebut,jika hal ini benar maka perusahaan ini dianggap sudah melanggar ketentuan dan bisa dilaporkan kepihak hukum karena berkaitan dengan Undang-undang perlindungan konsumen,”terangnya

Diberitakan sebelumnya,produk Air minum dalam kemasan merek Atarin ini sudah terkontaminasi oleh kotoran seperti serabut-serabut kecil berwarna putih sebelum sampai batas kadarluasa yang sudah banyak beredar di pasaran.(Iklas Chaniago)

 

Share :

Baca Juga

Featured

Sat Intelkam Polres Karimun Kembali Amankan Dua Orang Terduga Pengedar Sabu

Featured

Bau Menyengat Hebohkan Warga Kuda Laut

Batam

Agenda Sidang Paripurna Terkendala,Anggota Dewan Sibuk Mempersiapkan Diri

Featured

Batam Tanpa Kasus Aktif Covid-19, Rudi Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan 

Berita

Bupati Karimun Lantik Anggota BPD Desa Sungai Ungar dan Sungai Sebesi

Berita

Amsakar Serukan Perkuat Silaturahmi

Batam

KM Berkat Anugerah Tenggelam Satu Orang Tewas

Featured

Pelaku Pembacokan Ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Tualang