Plt Gubkepri: Aktifitas Masyarakat akan Dibuka Kembali

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau Isdianto menegaskan aktivitas masyarakat akan dibuka kembali, namun diatur dengan pemberlakuan sanksi bagi para pelanggar kebijakan tersebut.

“Aktivitas perekonomian, agama, pendidikan dan sektor lainnya akan dibuka, namun harus mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya di Tanjungpinang, Rabu.

Isdianto yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepri itu menyatakan sudah membahas rencana itu dengan wali kota dan bupati, serta unsur lainnya dalam forum pimpinan daerah di Kepri.

Ia mengatakan regulasi terkait pelaksanaan dari implementasi tatanan kehidupan normal baru itu merupakan wewenang pemerintah kabupaten dan kota. Wujud dari aturan yang diterapkan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

“Tentu harus sesuai dengan ketentuan di atasnya,” katanya.

Menurut dia, era normal baru perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, namun masyarakat harus tetap menaati protokol kesehatan. Sebagai contoh, aktivitas di dalam rumah dan pembatasan aktivitas perekonomian menyebabkan perekonomian daerah lumpuh.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Aplikasi Mobile Banking

Pertumbuhan ekonomi yang melambat dan pendapatan daerah yang drastis menurun, katanya, menyebabkan kondisi tidak normal. Jika tidak diberlakukan era normal baru, kondisi daerah hingga tingkat nasional akan semakin parah karena belum jelas kapan akan berakhir bencana ini.

Pemerintah Provinsi Kepri bersama pemerintah kabupaten dan kota saat ini masih menyiapkan skenario menghadapi era normal baru untuk hidup berdampingan dengan pandemi virus corona jenis baru (COVID-19).

“Dampak dari pandemi COVID-19 ini sangat luar biasa dan kita harus menyikapinya dengan bijaksana sehingga seluruh sektor kehidupan dapat tumbuh kembali,” tuturnya.

Baca Juga :  Akselerasi Pengembangan Mobil Listrik

Isdianto menegaskan penerapan protokol kesehatan yang ketat mutlak dipatuhi tanpa negosiasi, seperti pengukuran suhu sebelum masuk kantor dan kawasan akademis, orang-orang yang menggunakan masker, jalan berjarak hingga sabun cuci tangan dan penyedian cairan pembersih tangan di berbagai sudut lokasi akan jadi pemandangan lazim nantinya sebelum vaksin benar-benar ditemukan.

“Pedagang di pasar, mal dan rumah ibadah yang tidak mematuhi protokol COVID-19 akan diberi sanksi, seperti ditutup dan dilarang berjualan beberapa hari dan bentuk sanksi lain yang nanti akan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” ujar Isdianto.**

(sbr)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Berita Terbaru