Plt Gubkepri: Masa Tanggap Darurat Covid-19 Diperpanjang

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2020 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGPINANG — Pelaksana Tugas Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto mengatakan pemerintah provinsi akan memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 selama tiga bulan ke depan.

“Masa tanggap darurat Covid-19 Provinsi Kepri tahap pertama berakhir 29 Mei 2020. Bakal kita perpanjang lagi hingga tiga bulan mendatang,” kata Isdianto, Jumat (22/5).

Menurut Isdianto, perpanjangan masa tanggap darurat tersebut disebabkan pandemi wabah COVID-19 di Provinsi Kepri belum mereda. Bahkan, kata dia, dalam beberapa hari terakhir ini cenderung mengalami peningkatan jumlah kasus, terutama di Kota Batam.

“Walaupun kita sudah zero COVID-19, tetap butuh waktu tiga bulan buat memastikan wabah corona itu betul-betul hilang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Plt Gubkepri Resmi tutup MTQ XII Kabupaten Karimun

Lebih lanjut, Isdianto menekankan agar masyarakat tidak melonggarkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah buat meminimalkan resiko penularan COVID-19, seperti tetap berada di rumah, memakai masker bila terpaksa keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, dan rajin berolahraga.

“Kalau pemerintah dan masyarakat disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku, saya optimistis kita bisa menekan penyebaran COVID-19 di Provinsi Kepri,” ujar dia.

Sementara, berdasarkan data terakhir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri per 21 Mei 2020.

Baca Juga :  Bupati Karimun: Vicon bersama upaya percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau

Jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 141 pasien dengan rincian, yaitu 27 pasien menjalani perawatan rumah sakit, 19 pasien menjalani karantina, 12 pasien meninggal dunia, dan 83 pasien sembuh.

Sementara, untuk status ODP sebanyak 4323 orang, yakni 3387 orang selesai pemantauan dan 936 selesai pemantauan. Kemudian, PDP sebanyak 518 orang, yakni 394 orang selesai pengawasan dan 124 orang dalam pengawasan.

Sedangkan OTG sebanyak 5328 orang, yakni 4482 orang selesai pemantauan dan 846 dalam pemantauan.**

(bdr)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah
Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas
Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu
Kemnaker Berhasil Mediasi Perselisihan PHK PT Amos Indah Indonesia
Sinergi Lintas Instansi, Imigrasi Batam Gelar Razia Gabungan
SMANOR SKO Riau Resmi Lepas Tim Sepak Bola Menuju Liga Top Skor National Championship 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:39 WIB

Wamenaker: PVN Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Kampar Kembali Tebar Kepedulian Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polres Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Banglas

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:56 WIB

Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Doakan Perjuangan Percepatan Pembangunan Jembatan Selat Akar pada HUT ke-14 Tasik Putri Puyu

Berita Terbaru