Polsek Tebing Tinggi Evakuasi Jasad Pria Hilang 4 Hari Di Banglas Barat.

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANTI ,– Warga Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya di area lahan kosong bersemak di Jalan Rintis Laut, Kamis (26/2/2026) sore.

Jasad tersebut diketahui bernama Yusri alias Sande (49), warga Jalan Rintis Laut RT 001/RW 002 Desa Banglas Barat. Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolres Kepulauan Meranti, Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J. Lubis SH MH, membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Kami menemukan mayat seorang pria paruh baya di hamparan lahan kosong bersemak di Jalan Rintis Laut Desa Banglas Barat. Identitas korban atas nama Yusri alias Sande, usia 49 tahun, beragama Islam dan belum menikah,” ujar Kapolsek.

Ditemukan dalam Kondisi Membusuk

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban ditemukan dalam posisi tergeletak miring di atas rumput tanpa mengenakan baju dan hanya menggunakan celana panjang berwarna krem. Saat ditemukan, tubuh korban telah memasuki fase pembusukan.

Baca Juga :  Turun Langsung ke SMA, Kapolda Riau Ajak Pelajar Jadi Pelopor Green Policing

“Secara kasat mata terlihat kulit bagian wajah menghitam dan mengering di beberapa bagian, perut tampak gembung, serta kondisi tubuh sudah kaku dengan posisi tangan menyiku,” jelas Kapolsek.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti yang kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Sempat Dilaporkan Hilang

Menurut keterangan saksi, korban terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Karena tidak kunjung pulang, pihak keluarga kemudian membuat pengumuman orang hilang melalui media sosial Facebook.

Kakak korban, Samsiah, bersama keluarga dan warga setempat melakukan pencarian di sekitar Desa Banglas. Pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, Samsiah menemukan korban telah terbaring kaku di lahan kosong tersebut. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat yang selanjutnya menghubungi Polsek Tebing Tinggi.

Baca Juga :  Meranti Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla

Diketahui, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan keterbelakangan mental sejak lama.

Menunggu Hasil Visum

Sekitar pukul 14.00 WIB, Kapolsek Tebing Tinggi bersama personel dan tim identifikasi Polres Kepulauan Meranti mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti guna dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).

Berdasarkan hasil observasi awal oleh dr. Novrita S. Sitorus, ditemukan adanya lebam mayat. Namun, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil visum resmi dari pihak rumah sakit.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan bermeterai yang ditandatangani oleh kakak korban. Setelah pemeriksaan luar selesai, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Jalan Rintis Laut, Desa Banglas Barat, untuk disemayamkan.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi
DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Calon Penumpang Keluhkan Antrian Panjang di Pelabuhan Roro Air Putih
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:47 WIB

Polres Meranti dan Warga Gotong Royong, Bangun Dua Jembatan Merah Putih

Minggu, 5 April 2026 - 20:49 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Sita 10 Ribu Liter BBM Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:06 WIB

Panggilan Adat di Tengah Aroma Fee Proyek, LAMR Seret BWS Sumatera III, Vendor dan Donatur ke Meja Klarifikasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:08 WIB

DPRD Meranti Bedah LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Serukan Perubahan Nyata dan Akhiri Ketimpangan

Berita Terbaru