PT RAPP Tak Kunjung Realisasikan Tanaman Kehidupan Di Lukit

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com Meranti, Perusahaan Riau Andalan Pulp And Paper ( RAPP ) tak kunjung tunaikan janji untuk tanaman kehidupan hingga tahun 2019 ini kepada masyarakat desa lukit.

dari hasil pantauan media dilapangan, program tanaman kehidupan yang telah 2 kali disosialisasikan oleh PT RAPP kepada pihak Desa tersebut semulanya akan ditanam bibit pohon karet seluas 700ha namun gagal.

Menurut Kepala desa Lukit kepada media, tanaman kehidupan berupa pohon karet gagal tumbuh, hanya sekitar 20% saja dari 700 hektar lahan konsesi yang disediakan,

” Namu beberapa tahun yang lalu kami sempat lakukan pertemuan dengan pihak perusahaan dan akhirnya disepakati bersama tanaman kehidupan yang semula pohon karet diganti dengan tanaman akasia”.

Baca Juga :  IPMK2M-Pekanbaru gelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) DiPekanbaru.

Tambahnya lagi “nanti dari setiap hasil panen dari tanaman kehidupan berupa pohon akasia seluas 700 hektar itu masyarakat akan menerima 5.200.000,- / kepala keluarga, tetapi hal ini tak kunjung dilakukan, ungkap jumilan

Disinggung tentang ganti rugi lahan masyarakat atas nama Dahlan yang menjadi penghabat untuk proses menanam tanaman kehidupan tersebut, Jumilan mengatakan “mungkin saja, karena tanah dahlan yang merupakan jalan koridor itu ditutup dengan pepohonan oleh dahlan.

Baca Juga :  Apel Pertama Awal Tahun 2019, Sekda Ajak PNS Tingkatkan Kinerja

“Ditahun 2019 ini saja kami seperti tidak ada bantuan dana CSR dari PT RAPP, biasanya setiap tahun kami bisa membangun jalan atau insfrastruktur Desa menggunakan dana CSR. jangan kan itu, kami minta bantu minyak saja untuk pertandingan volly didesa sangat susah” tutup jumilan ketika ditemui dirumahnya Rabu (10/09/19).

Sampai berita ini diturunkan, Erik dan juga Saman selakuk Humas PT. RAPP tidak bisa dihubungi oleh Media.

**Tim/Rls

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar
Motif Cemburu, Polres Kampar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Pasir Sialang
Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas
Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:43 WIB

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:47 WIB

Motif Cemburu, Polres Kampar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Pasir Sialang

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:11 WIB

Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Berita Terbaru