Rizki Hidayat : Tegaskan Event Perang Air Bukan Ritual Agama

- Jurnalis

Selasa, 22 Januari 2019 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANKEPRI.COM,SELATPANJANGKepala Disparpora Kepulauan Meranti Rizki Hidayat SStp MSi, menegaskan bahwa Iven Perang Air bukan ritual agama melainkan kebiasaan masyarakat saat menyambut hari-hari besar.

“Iven Perang Air bukan ritual agama, ini murni dari kebiasaan masyarakat kita di Meranti saat menyambut hari-hari besar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti Rizki Hidayat SStp, MSi didampingi Kepala Bidang Pariwisata, Indra Yuni SH saat konferensi Pers, Senin (21/1/2019) siang.

Dijelaskan Rizki, event Perang Air yang digelar bertepatan pada hari raya Imlek dapat memberikan output positif bagi perkembangan pariwisata di Kepulauan Meranti. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan tingginya angka perputaran uang di masyarakat serta menggairahkan industri pariwisata di Meranti yang memang terus digaungkan pemerintah daerah.

“Jika pariwisata kita maju, maka efeknya langsung bisa dirasakan masyarakat. Pelancong yang datang ke Meranti kan juga perlu belanja dan transportasi,” katanya.

Baca Juga :  Lagi Asik Kerja, Satu Karyawan PT NSP Tewas Di Terkam Buaya

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata, Indra Yuni SH mengatakan untuk mensukseskan event ini pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi serta menyamakan persepsi kepada semua pihak.

Selanjutnya, kata Indra Yuni target capaian yang akan diraih setelah rekor MURI adalah 100 Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia.

“Saat ini Festival Perang Air masuk kedalam kalender pariwisata Cros Border atau berada di lapis kedua. Selanjutnya kita akan menargetkan akan masuk kedalam Calendar of Event,” kata Indra Yuni.

Baca Juga :  Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Ditambahkan Indra Yuni, untuk masuk kedalam tahap selanjutnya bukan tanpa alasan, karena event ini sudah mendapatkan dukungan dari Propinsi dan Kementrian Pariwisata.

Selanjutnya, kata Indra Yuni lagi, untuk masuk kedalam Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia (WI) harus melalui kurasi yang ketat. Event daerah yang masuk dalam daftar tersebut menjadi prioritas Kemenpar untuk menjaring lebih banyak wisatawan.

“Kepulauan Meranti termasuk daerah yang paling konsisten menggelar event itu. Terlebih, semuanya dikemas dengan apik yang berpotensi mendatangkan wisatawan,” ungkapnya.(red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar
Motif Cemburu, Polres Kampar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Pasir Sialang
Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur
Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai
APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
Bupati Asmar Buka Perkemahan Besar III Pramuka Meranti, Tegaskan Pramuka Pilar Generasi Mandiri
Bupati Asmar Ajak Perkuat Hak Anak Penyandang Disabilitas
Bupati Asmar Sampaikan Jawaban Padum Fraksi DPRD Meranti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:43 WIB

Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp8,3 Miliar

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:47 WIB

Motif Cemburu, Polres Kampar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Pasir Sialang

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:13 WIB

Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:11 WIB

Personel Polres Kampar Terus Melakukan Pencarian Ipda Angga di Sungai Batang Anai

Jumat, 28 November 2025 - 17:35 WIB

APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun

Berita Terbaru