Sekdaprov Kepri: Halal, Jangan Ragu Untuk Divaksin

- Jurnalis

Sabtu, 30 Januari 2021 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Pinang – Sekda Provinsi Kepri TS Arif Fadillah memastikan vaksin COVID-19 yang disuntikkan kepada pejabat dan masyarakat tidak berbeda, yakni sama-sama mendapatkan vaksin Sinovac asal China.

Arif menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membohongi warga dalam hal vaksinasi COVID-19.

“Untuk menjawab keraguan masyarakat, kami tegaskan kalau vaksin yang digunakan pejabat dan warga itu jenis dan mereknya sama,” kata Arif di Tanjungpinang, Jumat.

Arif mengajak masyarakat Kepri tidak ragu divaksin, karena vaksin Sinovac sudah melalui uji klinis dan mendapat rekomendasi izin penggunaan darurat dari BPOM serta sertifikasi halal dari MUI.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari: Potensi Perempuan Sangat Besar

Selain itu, demi meyakinkan warga bahwa vaksin itu aman dan halal, kata dia, Presiden Joko Widodo hingga pejabat Forkopimda Kepri sudah divaksin sebanyak dua kali.

“18 pejabat Forkopimda sudah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali. Pertama tanggal 14 Januari 2021, kemudian 29 Januari 2021,” ujar dia.

Ketua Harian Gugus Tugas COVID-19 Kepri itu mengemukakan tidak mengalami keluhan kesehatan setelah dua kali ikut vaksinasi.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pejabat lainnya usai dua kali disuntik Vaksin Sinovac.

“Sampai saat ini tidak ada laporan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dalam kategori menengah dan berat, sehingga vaksinasi ini berjalan aman dan tentunya halal,” ujar Arif.

Baca Juga :  Sekdaprov Kepri mengaku belum mengetahui Penjabat Gubkepri

Pemprov Kepri menargetkan sekitar 1,4 juta atau 80 persen dari total penduduk provinsi itu sudah disuntik vaksin sepanjang tahun 2021.

Saat ini vaksinasi masih menyasar ke tenaga kesehatan dan ditargetkan rampung pada pertengahan Februari 2021. Setelah itu dilanjutkan dengan pelayan publik seperti ASN dan TNI/Polri.

“Untuk masyarakat umum, direncanakan mulai Maret 2021. Mudah-mudahan vaksinasinya lancar,” kata Arif. **

(bdr)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional
Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026
Lewat Program JALUR, Polres Meranti Salurkan Sembako dan Dukung Pendidikan Anak Pesisir
TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli Antipremanisme, Kamtibmas Tetap Kondusif
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:06 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh Di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan Dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:49 WIB

Dukung Kesehatan Masyarakat, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH Berlanjut, 36 Peserta Jalani Tes Kesehatan di Tiga Wilayah Operasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:33 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:06 WIB

Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026

Berita Terbaru