Liputankepri.com,Karimun – Isu yang beredar tentang adanya dugaan penculikan anak di wilayah Kabupaten Karimun Kepulauan Riau yang sempat membuat masyarakat kuatir bukan isipan jempol belaka,hal ini terbukti dengan adanya upaya dugaan penculikan anak yang dilakukan oleh Orang Yang Tidak Dikenal (OTK) terhadap seorang siswi kelas 1 SDN 008 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral, Kamis (23/3/2017) pagi tadi.
Upaya penculikan ini berawal saat korban sedang bermain di luar sekolah yang tak berpagar, Kamis (23/3/2017) sekira pukul 09.30 Wib saat itu Pu (7) siswi kelas 1 SDN 008 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral sedang bermain diluar sekolah sekitar pukul 09.30.Wib,lalu datang seorang pria yang tidak dikenal menghampiri dengan menawarkan permen serta memaksa korban untuk masuk ke mobil.
“Korban di datangi oleh orang tak di kenal saat sedang bermain pada jam istrihat sekitar pukul 09.30 Wib,pria dengan menggunakan mobil itu mencoba membujuk korban dengan memberikan permen sambil memaksa korban masuk kedalam mobilnya,untung korban melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku sehingga pelaku langsung melarikan diri,”ujar salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya.
Ia mengatakan korban terlihat shock serta mengalami cidera dan lebam pada lengannya saat aksi upaya kekerasan yang dilakukan oleh penculik,”saat kejadian berlangsung istri ada saat itu bersama beberapa orang tua siswa yang pada mengantar dan menjemput anak-anak mereka,”terangnya
Kejadian ini saya ketahui saat kami sedang melaksanakan pertemuan di rumah warga lalu mendengar berita penculikan dan melaporkan segera ke camat,kemudian kami menghubungi Kepolisian dan Kasat Reskrim Polres Karimun langsung turun ke sekolah siswi tersebut.mohon kepada seluruh orang tua,guru2 serta keluarga untuk memberi perhatian penuh kepada anak-anak,”harapnya.
Kapolres Karimun
AKBP Armaini ketika di konfirmasi via hp Selularnya Kamis (23/3/2017) perihal upaya dugaan penculikan anak siswi kelas 1 SDN 008
di Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral sekitar pukul 09.30.Wib tadi siang mengatakan,”Pihaknya memang sudah menerima laporan dan pelakunya masih kita Lidik,”kata Armaini singkat.
Sebelumnya Kapolres Karimun AKBP Armaini mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terkait isu yang terlanjut beredar tersebut. Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya preemtif dan preventiv untuk menginformasikan kepada masyarakat. Ia menegaskan apabila memang telah terjadi kasus penculikan pihaknya pasti akan menyingkapi dengan serius.
“Jadi saya imbau masyarakat Karimun tenang dan tidak resah. Tapi kita perlu tingkatkan kewapadaan dan kontrol anak-anak. Para orangtua ajari anak bagaimana cara menghadapi orang asing. Jangan sampai anak-anak kita mudah percaya sama orang asing,” imbau Armaini.
Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow