Soal COVID-19, Pemkab Karimun bentuk gugus tugas

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2020 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau membentuk gugus tugas penanggulangan COVID-19 atau virus corona.

Pembentukan gugus tugas ini dilaksanakan dalam rapat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan dinas maupun instansi terkait, Selasa.

“Gugus tugas ini akan melakukan langkah-langkah yang pertama melakukan pencegahan di tingkat kecamatan hingga kabupaten berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Gugus tugas penanggulangan COVID-19 ini diketuai Sekretaris Daerah Muhammad Firmansyah beranggotakan pimpinan OPD dan instansi terkait.

Baca Juga :  Pemkab Karimun gelar Bimtek Kontruksi

“Dengan pembentukan gugus tugas ini, kita berharap langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan COVID-19 lebih maksimal,” ujarnya.

Aunur Rafiq mengatakan sebanyak 13 puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun diminta menyiapkansatu ruangan khusus untuk observasi pasien yang mengalami gejala terinfeksi COVID-19, sebelum dirujuk ke RSUD Muhammad Sani.

“Kita minta juga kepada pusat-pusat medis swasta, termasuk juga perusahaan yang memiliki fasilitas medis untuk menyiapkan ruangan khusus untuk pasien yang mengalami gejala COVID-19,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, pihaknya juga menyiapkan asrama haji sebagai lokasi karantina sementara.

Baca Juga :  Kabupaten Karimun Raih Opini WTP Ke Delapan Kali

Hingga saat ini, kata dia, jumlah pasien “suspect” corona yang telah diisolasi di RSUD Muhammad Sani sebanyak 4 orang, satu di antaranya dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang.

“Tiga lagi masih menunggu hasil pemeriksaan swap dari Jakarta, dan Mudah-mudahan sore ini sudah keluar. Dua di antaranya, kondisi makin membaik,” katanya.

Selain itu, lanjut Rachmadi, sebanyak 17 orang berstatus karantina rumah dengan status ODP (Orang Dengan Pemantauan), 13 orang berada di Pulau Karimun Besar dan empat orang di Pulau Kundur.**

(rn)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
PT TIMAH Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Peternakan Ayam Kampung di Kabupaten Karimun
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 08:17 WIB

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Berita Terbaru