class="wp-singular post-template-default single single-post postid-30492 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Karimun / Kepri / Pendidikan

Rabu, 18 Maret 2020 - 06:30 WIB

Soal COVID-19, Pemkab Karimun bentuk gugus tugas

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau membentuk gugus tugas penanggulangan COVID-19 atau virus corona.

Pembentukan gugus tugas ini dilaksanakan dalam rapat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan dinas maupun instansi terkait, Selasa.

“Gugus tugas ini akan melakukan langkah-langkah yang pertama melakukan pencegahan di tingkat kecamatan hingga kabupaten berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Gugus tugas penanggulangan COVID-19 ini diketuai Sekretaris Daerah Muhammad Firmansyah beranggotakan pimpinan OPD dan instansi terkait.

Baca Juga :  Covid-19, Insan Pers Karimun Harapkan Bantuan

“Dengan pembentukan gugus tugas ini, kita berharap langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan COVID-19 lebih maksimal,” ujarnya.

Aunur Rafiq mengatakan sebanyak 13 puskesmas yang ada di Kabupaten Karimun diminta menyiapkansatu ruangan khusus untuk observasi pasien yang mengalami gejala terinfeksi COVID-19, sebelum dirujuk ke RSUD Muhammad Sani.

“Kita minta juga kepada pusat-pusat medis swasta, termasuk juga perusahaan yang memiliki fasilitas medis untuk menyiapkan ruangan khusus untuk pasien yang mengalami gejala COVID-19,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, pihaknya juga menyiapkan asrama haji sebagai lokasi karantina sementara.

Baca Juga :  Karimun Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2018

Hingga saat ini, kata dia, jumlah pasien “suspect” corona yang telah diisolasi di RSUD Muhammad Sani sebanyak 4 orang, satu di antaranya dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang.

“Tiga lagi masih menunggu hasil pemeriksaan swap dari Jakarta, dan Mudah-mudahan sore ini sudah keluar. Dua di antaranya, kondisi makin membaik,” katanya.

Selain itu, lanjut Rachmadi, sebanyak 17 orang berstatus karantina rumah dengan status ODP (Orang Dengan Pemantauan), 13 orang berada di Pulau Karimun Besar dan empat orang di Pulau Kundur.**

(rn)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Kampar Musnahkan Barang Bukti 30,70 Gram Shabu 

Batam

Batam dan Karimun Sorganya Penyelundup

Featured

Jelang Idul Fitri,Disperindag Pemkot Tanjung Pinang Gelar Pasar Murah

Berita

BC Kepri Gagalkan Penyelundupan Bijih Nikel Ilegal Tujuan Singapura

Batam

Menelusuri Praktik Pencucian Uang Dari Sindikat Narkoba di Kepulauan Riau

Batam

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Dubes Singapura Untuk Indonesia

Batam

Polsek Batam Kota Membagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Berita

Heboh Penculikan Murid SD Di solok, Disekap Masuk Mobil
error: Content is protected !!