Anggota DPRD Karimun,Raja Rafiza Sumbang APD ke Puskesmas Durai

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2020 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Di tengah kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan medis, anggota DPRD Kabupaten Karimun Raja Rafiza dan anggota DPRD Provinsi Kepri Raja Bakhtiar mengambil langkah menyumbangkan APD di Puskesmas Kecamatan Durai,Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

“Benar sekali, kita dapat donasi dari anggota DPRD Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri baju hujan sebagai alat pelindung diri sementara menjelang alat pelindung diri yang didapat dari bantuan kementrian atau dinas kesehatan, sementara pakai itu dulu untuk menjaga keselamatan tenaga medis kita di pusksesmas Durai. Selain itu juga dapat kacamata Google safety,” ujar kepala Puskesmas Durai, Kadarullah.

Kadarullah mengucapkan terima kasih terhadap kedua wakil rakyat tersebut atas perhatiannya terhadap para medis.

“Terima kasih kami ucapkan kepada pak Raja Rafiza dan Raja Baktiar anggota DPRD kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri atas perhatiannya terhadap kami para medis,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Kadarullah mengatakan pasca banyaknya TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang masuk ke kecamatan Durai, pihaknya bekerja keras untuk memberikan imbauan kepada masyarakat pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

“TKI yang masuk ke Durai cukup banyak, Iya TKI yang masuk orang Durai semua yang bekerja di Malaysia, Kita sudah berikan imbauan kepada masyarakat kecamatan Durai baik lisan maupun tidak lisan, terus kita kunjungi TKI yang baru pulang kita berikan edukasi, kita berikan pandangan bagaimana agar tidak keluar dulu selama 14 mereka mandiri untuk menyemprot rumahnya dengan disifektan,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Karimun, rekomendasikan pelepasan lahan masyarakat dari konsesi KG

Sementara itu secara terpisah, anggota DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza mengatakan langkah yang diambilnya disebabkan tak ingin adanya tenaga kesehatan medis di Puskesmas Kabupaten Karimun khususnya di kecamatan Durai terkena wabah Covid-19.

“Kenapa kita berikan kepada tenaga medis karena untuk menjaga medis di Durai yang jumlahnya sedikit, kemudian kalau kita lihat dari jumlah dalam pemantauan kemudian masyarakatnya kan banyak, jadi paling tidak kita safety kan dulu tenaga medis jangan sampai nanti tenaga medis tertulas virus Covid-19, sehingga nanti menjadi kewalahan kita semua,” ujar Rafiza, Selasa (31/3/2020) siang.

Baca Juga :  Pemkab Karimun gelar Bimtek Kontruksi

Rafiza mengatakan APD yang diberikan tidak hanya di kecamatan Durai namun akan dilakukannya juga di kecamatan Moro Kabupaten Karimun.

“Moro Inshaallah ada rencana nanti, saya sudah komunikasikan juga dengan pak camat,” katanya.

Dia menghimbau kepada masyarakat kecamatan Durai dan Moro agar mengikuti intruksi Pemerintah Daerah untuk menjaga pola hidup sehat, rajin untuk cuci tangan dan tidak keluar rumah jika tidak penting.

“Imbauan kepada masyarakat jaga kesehatan tetap berada dirumah mengikuti intruksi dari pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesehatan kalau memang kira-kira tidak penting jangan keluar, kemudian ada teman-teman kita mungkin baru datang baru balek ke Durai, kalau bisa tetap menjaga diri, tetap istirahat dirumah sampai dengan 14 hari sehingga nanti penyebaran virus ini dapat dihentikan di karimun khusunya di kecamatan Durai.” tutupnya.*

(ura)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Sambut 1 Muharam 1448 H, Bupati Asmar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi
Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Vape Liquid, Sabu dan Pil Ekstasi
Warga Lansia yang Hilang 27 Jam di Selatpanjang Ditemukan dalam Keadaan Sehat
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Senin, 15 Juni 2026 - 09:31 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, Bupati Asmar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:34 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:32 WIB

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:16 WIB

Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Vape Liquid, Sabu dan Pil Ekstasi

Berita Terbaru