Tiga Minggu Ditelantarkan Menunggu Gaji Tidak Dibayar, 

- Jurnalis

Minggu, 9 Januari 2022 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti | Sabtu 08/01/2022 siang, Ratusan tenaga kerja atau kru recording PT Gelombang Seismik Indonesia (GSI) menggelar Aksi unjuk rasa di beskem PT GSI di jalan Alah air kota Selatpanjang.

 

Ratusan perkerja yang berasal dari berbagai daerah yang melakukan perekaman data sumber cadangan Migas PT GSI yang merupakan Subkontraktor PT Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait SA yang terlantar lebih kurang tiga Minggu di Kabupaten Kepulauan Meranti itu menuntut pembayaran gaji selama dua bulan yang sengaja ditunda pihak perusahaan untuk segera dibayarkan.

 

Dijumpai pihak menajemen perusahaan mengaku sengaja menunda pembayaran gaji para perkerja dikarenakan tidak singkronnya data dan hitungan kordinator lapangan dengan manajemen pusat.

 

Mandor perwakilan perkerja sangat kecewa dengan pihak perusahaan dan pihak pemborong recorder tidak menyanggupi untuk membayar gaji sekaligus melainkan hanya secara bertahap.

 

Pasalnya gaji yang tidak sesuai upah minimum dibagi kepada para perkerja, mereka tidak terima jika hanya sebagian perkerja yang dibayar dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing

 

Rinto selaku Pemborong Recording mengatakan dari hasil koordinasi terakhir dengan pihak perusahaan, mereka berjanji akan bersedia membayar gari para perkerja semua pada hari pada hari 28/01/2022

 

Para perkerja tetap tidak terima dan minta pihak perusahaan membuat surat kesepakatan untu secepatnya dibayar dan mereka bisa pulang bertemu keluarga.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Penetapan Lokasi Bazar Ramadhan, Dua Kelompok Kecam Kebijakan BPKAD
Dampak Defisit Anggaran Pusat terhadap Perekonomian dan Masyarakat Bengkalis
Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga
DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Bengkalis Resmi Mendaftarkan Ke Kesbangpol
RSBP Batam Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan
Polres Karimun Tertibkan Penjualan Miras dan Rokok Ilegal di Telaga Tujuh
Peringati HPN 2026, Kapolres Karimun Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

Terkait Penetapan Lokasi Bazar Ramadhan, Dua Kelompok Kecam Kebijakan BPKAD

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:13 WIB

Dampak Defisit Anggaran Pusat terhadap Perekonomian dan Masyarakat Bengkalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:50 WIB

Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:35 WIB

RSBP Batam Jadikan Kebersihan Budaya Kerja Berkelanjutan

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:34 WIB

Polres Karimun Tertibkan Penjualan Miras dan Rokok Ilegal di Telaga Tujuh

Berita Terbaru