Tinjau Jalan Rusak, Bupati Asmar Pastikan Segera Dibangun dan Diperbaiki

- Jurnalis

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Rabu (8/5/2024) meninjau Jalan Makhroji Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Fajar Triasmoko MT, Kepala Bidang Bina Marga, Rahmat Kurnia ST, Camat Tebingtinggi Barat, Rinaldi dan Kepala Desa Mekong, Lisya Kumala, Asmar memastikan jalan tersebut akan segera dibangun. Langkah itu diambil untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Selanjutnya Asmar juga melakukan kunjungan terhadap infrastruktur jalan di Kecamatan Pulau Merbau yakni ruas Semukut-Kuala Merbau. Dia memastikan bahwa proyek pembangunan jalan tersebut akan direalisasi segera pada tahun ini.

“Kami hari ini turun ke lapangan bersama Dinas PUPR untuk memastikan bahwa jalan yang kita tinjau ini, segera dibangun menggunakan anggaran DAK Penugasan,” kata Asmar.

Dia mengungkapkan harapan sebelum masa jabatannya sebagai bupati berakhir, infrastruktur jalan sudah dibenahi dan menjadi lebih baik untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat.

“Insyaallah jalan yang rusak akan kita tangani dan kita sentuh, adapun pola pengerjaan akan kita serahkan kepada Dinas PUPR,” ujarnya.

Asmar menargetkan penanganan jalan rusak bisa dilakukan sebelum pelaksanaan Pilkada, tujuannya mencegah adanya isu politik yang ditunggangi terkait infrastruktur tersebut.

“Target kita sebelum pelaksanaan Pilkada digelar agar tidak ada isu bahwa pembangunan ini ditunggangi isu politik, karena memang tujuan membangun itu untuk membenahi kampung kita sendiri,” tukasnya.

Kepala Bidang Bina Marga, Rahmat Kurnia ST menjelaskan Jalan Makhroji akan segera dibangun. Saat ini tahapannya sudah mencapai pemilihan penyedia melalui sistem e-purchasing. Hal itu menandakan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam prosesnya, jalan tersebut akan menggunakan hotmix sebagai material utama dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan tahun 2024 sebesar Rp 14 miliar.

“Jalan ini akan segera dibangun sepanjang 1,6 kilometer dan lebar 5 meter menyambung jalan yang telah dibangun sebelumnya pada tahun 2017 silam,” jelas Rahmat Kurnia.

Selanjutnya DAK Penugasan juga dianggarkan dalam pembenahan ruas Jalan Semukut-Kuala Merbau yang berada di Desa Semukut sepanjang 1,1 kilometer.

“Jalan ruas Semukut-Kuala Merbau sepanjang 1,1 kilometer atau sebelum Jembatan Sungai Belokop akan dibangun dengan menggunakan material rigid beton. Dengan menggunakan DAK Penugasan, jalan itu dibangun dengan lebar 5,5 meter dan ketebalannya 15 sentimeter. Prosesnya saat ini sudah dilakukan pemilihan penyedia melalui e- purchasing dan hari ini sudah lakukan tandatangan kontrak,” jelas Rahmat.

Sementara itu Jalan Ruas Semukut – Kuala Merbau sepanjang 10 kilometer
yang berada di Desa Batang Meranti juga akan dikerjakan tahun ini.

Pria yang akrab disapa Aang ini menjelaskan, jalan itu masuk kedalam Inpres (instruksi presiden). Dimana semua penanganan langsung dari Kementrian PU dibawah naungan Satker P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional) Riau.

“Jalan tersebut memanjang 10 kilometer hingga memasuki Desa Renak Dungun, dimana saat ini masuk kedalam tahapan persiapan,” ungkapnya. (ADV)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru