TKI Sebagai Transporter Masuknya Narkoba ke Kepri

- Jurnalis

Minggu, 7 Agustus 2016 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,karimun – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepri, Syafri Salisman mengatakan masih banyak jalur tikus di Provinsi Kepri yang dijadikan sebagai laluan untuk penyuludupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun barang-barang yang terlarang.

“Tidak bisa kita pungkiri masih banyak jalur tikus yang menjadi laluan penyeludupan. Baik itu orang maupun barang,” ujar Syafri Salisman seperti yang dirilis batam pos, Rabu (3/8).

Masih kata Syafri, pihaknya masih terus melakukan pendalaman dilapangan. Apakah disebabkan lemahnya pengawasan atau adanya bekingan-bekingan dari oknum-oknum tertentu. Menurutnya, hal ini menjadi celah bagi masuknya narkoba di Provinsi Kepri.

“Kita lihat sekarang, bahkan ada yang terang-terangan membawa masuk Narkoba lewat pelabuhan resmi. Apalagi pelabuhan tikus yang tidak terkawal,” jelasnya.

Ditegaskannya, tenggelam kapal penyeludup TKI beberapa waktu lalu diperairan Selat Malaka, menjadi perhatian tersendiri bagi pihaknya. Ditegaskannya, kejadian ini juga akan membuat repot pemerintah daerah. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Sudah ada beberapa kasus, TKI kita dijadikan sebagai transporter untuk membawa narkoba masuk ke Kepri. Ini harus kita cegah,” tegasnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Badan Intelejen Daerah (BINDA). Selain itu juga dengan pihak kepolisian dan TNI. Ia juga mengingkatkan, bagi TKI yang ingin bekerja masuklah dengan jalur legal. Sehingga bisa menghidari berbagai resiko yang tidak diinginkan.

“Adanya kejadian-kejadian penyeludupan, kemudian menimbulkan kerugian. Tentu yang kecolongan adalah semua pihak yang bertanggungjawab. Atas dasar ini, kami akan memperkuat sistem informasi dilapangan. Sehingga bisa meminimalisir terjadinya aksi penyeludupan orang maupun barang,” tutupnya.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing
Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada
Bhabinkamtibmas Desa Pongkar Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu
Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif
Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan
Kapolres Karimun Cek Pos Satkamling, Serapan Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas
Sempat Kejar-kejaran Menuju Malaysia, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 PMI Ilegal di Perairan Karimun
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:02 WIB

Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Nasional Cek dan Beri Pakan Kambing

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:21 WIB

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Senin, 11 Mei 2026 - 13:34 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Pongkar Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Karimun Amankan Car Free Day, Lalu Lintas Tertib dan Kondusif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Kep Meranti

ASN Meranti Dilarang Live Streaming Saat Jam Dinas

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:50 WIB