class="wp-singular post-template-default single single-post postid-8519 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Minggu, 28 Mei 2017 - 14:23 WIB

​Kesbangpol Meranti dan Yayasan Bertuah Insan Negeri Gelar Dialog Wanus Menjaga Kedaulatan NKRI

Liputankepri.com,SELATPANJANG, -Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik setempat bekerjasama dengan Yayasan  Bertuah Insan Negeri menggelar dialog Wawasan Nusantara dengan mengusung tema “Menjaga Kedaulatan NKRI” yang digelar di Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu.

Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, AKP Yudi Setiawan, Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan, Drs Askandar dan perwakilan Koramil 02/Tebingtinggi, Peltu Lakattang diundang sebagai narasumber Wawasan Nusantara.

Dalam amanat Undang-undang, Askandar mengatakan, rakyat Indonesia wajib menjaga keutuhan NKRI, akan tetapi di saat ini kesadaran warga negara Indonesia untuk menumbuhkan rasa cinta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI mulai pudar.

Ia menambahkan, generasi muda tidak lagi ingin mengingat sejarah kemerdekaan Indonesia yang diperjuangkan mati-matian oleh para pahlawan

“Karena hal itu dianggap suatu kelemahan, maka ada segelintir kelompok yang ingin memecahbelahkan keutuhan NKRI melalui narkoba, traficking dan melakukan perekrutan terhadap generasi muda untuk dijadikan kader terorisme,” ucapnya.

Menurut Lakatang, Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau memiliki konsekuensi jika di perhatikan dari letak wilayah yaitu konsekuensi logis yang menyebabkan masyarakat menjadi heterogen atau majemuk.

Tujuan Wawasan Nusantara adalah untuk mewujudkan Kesatuan dan keutuhan bagi semua aspek kehidupan bangsa dan negara baik itu aspek alamiah maupun dari aspek sosial.

“Sementara ada juga faktor yang dapat menghambat cita-cita menjaga kedaulatan NKRI yakni faktor wilayah, manusia dan lingkungan,” jelasnya.

Sementara Yudi mengungkapkan ada tiga pokok masalah bangsa yang menyebabkan rasa cinta terhadap tanah air berkurang yakni merosotnya kewibawaan negara, melemahnya sendi perekonomian nasional, intoleransi dan krisis kepribadian bangsa.

Sehingga sekelompok orang menyerang ideologi warga negara Indonesia dengan paham radikalisme dan terorisme, menghasut permusuhan dalam bentuk info hoax yang dapat memicu konflik hingga pengaruh cybercrime.

“Medsos juga sebagai bagian tantangan beragama maka berhati-hati lah menggunakan media sosial hingga meneruskan informasi yang belum diketahui pasti kebenarannya,” tuturnya.

Untuk itu perlu peran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara dengan melakukan sosialisasi empat pilar bangsa Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.(***/LK1]

Share :

Baca Juga

Berita

Kapal Terbalik Usai Tabrakan di Selat Air Hitam, Polairud Polres Meranti Respons Cepat ke Lokasi

Ekonomi

Desa Kundur Masuk Nominator Lomba Prakarsa dan Inovasi Desa Tingkat Nasional 2018

Ekonomi

​Tinjau RPH di Selatpanjang, Kadis Jaka Insita Sampaikam Poin Penting kepada Pelaku Usaha

Kep Meranti

Positif Konsumsi Narkoba,9 Personel Polres Meranti Diadili

Kep Meranti

Mantap Desa Kundur Raih Juara I Desa Terbaik Oleh Kementrian Desa Di Jakarta

Kep Meranti

Gawat: Terdakwa Misri Buka Suara, Ia Akan Laporkan Staf KPU Meranti Diduga Berikan Kesaksian Palsu Di Persidangan

Kep Meranti

Keluar Masuk Meranti Wajib Kantongi Sertifikat Vaksin

Berita

Anggota DPRD Kepulauan Meranti Masa Bakti 2019-2024 Resmi Dilantik
error: Content is protected !!