Liputankepri.com,PEKANBARU – Kasubbag Protokol di Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kepulauan Meranti Rony Samudra SH tidak di duga – duga beliau bisa di percayakan menjadi nara sumber di acara konsultasi publik kajian dan draft roadmap pengembangan cluster IPHHBK berbasis unggulan dari KPHP Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2017. Acara bertempat di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru.
Ketika ditanya melalui Via telepon, Rabu (7/6) pagi, Rony Samudra membenarkan hal tersebut, dan Iapun mengatakan kita di percayakan oleh Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan yang berbicara tentang produk – produk unggulan berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) agar pemasaran barang tersebut berkembang luas dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat.
” Oleh sebab itu, Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) sangat memberikan nilai tambah dan bahkan pemasaran kemasan barang – barang tersebut sangat berkualitas dan bermutu produknya,” ujarnya.
Dan tentunya, Bung Rony Samudrapun menjelaskan dari arahan pengembangan Kesatuan Pengelolaan Hasil Produksi (KPHP) Tebing Tinggi Kabupaten Meranti yakni kita rehabilitasi hutan dan perlu kita kembangkan investasi berupa pembangunan industri HHBK dari Nibung yang berbasis pemberdayaan masyarakat, pembangunan industri HHBK dari Mangrove, Sagu dan Kopi yang berbasisi pemberdayaan masyarakat.
” Untuk itu, ini memang sudah kami buktikan dan alhamdulilah usaha ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan bisa memberikan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik lagi kedepannya,” imbuhnya dengan semangat.
Dalam pemberdayaan masyarakat tersebut perlu juga di buat berupa kelompok atau kelembagaan. Dan tujuannya itu tadi masyarakat bisa bekerja sama dan saling berbagi ilmu untuk bisa memanfatkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.
Kendati demikian, Iapun mengharapkan agar usaha ini bisa berkembang pesat dan produknya bisa di pasarkan sampai ke tingkat internasional kedepannya.











