Menteri Bambang: Keuntungan Investasi Dana Haji Rp8 Triliun/Tahun

- Jurnalis

Sabtu, 5 Agustus 2017 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Masyarakat diminta tak khawatir terhadap wacana investasi dana haji untuk infrastruktur. Pasalnya dari negara-negara yang sudah melakukan hal tersebut, investasi dana haji justru akan mendatangkan banyak dampak positif.

Salah satu buktinya, dana haji sudah terbukti berhasil di negara Jiran, Malaysia. Bahkan pengelolaan dana haji melalui Lembaga Tabung Haji Malaysia (LTHM) itu sudah berhasil meringankan biaya calon jamaah.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro merincikan, LTHM bisa meringankan separuh dari biaya haji calon Jamaah. Untuk tujuan itulah, kata Bambang, pemerintah saat ini membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Harusnya 60 juta calon haji Malaysia itu keluar uang, tapi karena pengelolaan dana haji yang baik dengan manfaat yang terukur, maka mereka akhirnya cukup membayar (biaya haji) separuhnya. Jadi beban calon haji itu menjadi berkurang karena dana haji yang dikelola dengan baik,” ujarnya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta , Sabtu (5/8/2017).

Baca Juga:

Adapun aset bersih dana tabungan haji di Malaysia lanjut Bambang, sudah mencapai angka Rp180 triliun. Hal ini karena keuntungan investasi di tiap tahunnya mencapai Rp8 triliun. Sedangkan, dana setoran haji Indonesia saat ini baru mencapai Rp96 triliun.

“Kalau kita lihat aset bersihnya Rp180 triliun, kita Rp 96 triliun ya hampir separuhnya tabungan Malaysia. Karena mereka hasil keuntungan investasi Rp8 triliun setiap tahunnya,” katanya.

Dana tabungan haji Malaysia, menurut Bambang sudah menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan. Oleh karenanya Bambang berharap agar BPKH di Indonesia pun bisa melakukan hal yang serupa.

Baca Juga:

“Bapak ibu bayangkan kalau dana haji tidak di apa-apa kan, hanya ditaruh di bank, maka saya yakin akan susah untuk menurunkan biaya haji dengan cukup besar seperti di Malaysia tadi. Itu hanya bisa kalau kita punya return, kita punya imbal hasil dan investasi yang cukup besar,” jelas Bambang

“Ini tidak cukup ditaruh di bank syariah atau sukuk dana haji, harus ada upaya lebih yang penting adalah investasi terukur, underlying asetnya jelas, bermanfaat,” imbuhnya.***

 

 

Source :Okezone

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HPN 2026, Kapolres Karimun Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers
Sita Uang Tunai Miliaran dan Emas 3 Kg, KPK Tangkap Eks Direktur Penyidikan & Penindakan Bea Cukai
Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati Di Desa Mekar Baru Rangsang Barat
Lurah Tanjung Uma Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-34 Tingkat Kelurahan Kecamatan Lubuk Baja Batam
Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI
Demi Jaga Kamtibmas Tim Raga Polres Kep.Meranti Rutin Laksanakan Patroli KRYD
Kolaborasi Kemanusiaan TNI AL dan PT TIMAH Tbk untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Kolaborasi BP Batam-OIKN Lewat FGD Perencanaan Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:09 WIB

Peringati HPN 2026, Kapolres Karimun Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:33 WIB

Sita Uang Tunai Miliaran dan Emas 3 Kg, KPK Tangkap Eks Direktur Penyidikan & Penindakan Bea Cukai

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:15 WIB

Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati Di Desa Mekar Baru Rangsang Barat

Senin, 26 Januari 2026 - 15:02 WIB

Lurah Tanjung Uma Gelar Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-34 Tingkat Kelurahan Kecamatan Lubuk Baja Batam

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Perhitungan Lifting Migas Anambas Wewenang Dirjen Anggaran Kemenkeu RI

Berita Terbaru