Kapolres Pasaman Minta Masyarakat Berikan Informasi Untuk Ungkap Dugaan Penyimpangan Pupuk Bersubsidi

- Jurnalis

Senin, 1 Januari 2018 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com – Sumatera Barat – Polres Pasaman Provinsi Sumatera Barat akan segera crosscheck kebenaran informasi di Media Online tentang keresahan masyarakat terkait dengan dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pasaman dan meminta masyarakat ikut membantu untuk memberikan informasi tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, S.Ag, Senin (01/01/18).

Dugaan penyimpangan yang dimaksud yaitu dugaan penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan juga dugaan intimidasi terhadap petani untuk menandatangani Kuitansi sebesar Rp. 90.000,- namun yang dibayarkan Rp.110.000,-.

Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, S.Ag mengatakan, “Selaku penegak hukum kami akan segera crosscheck kebenaran informasi dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pasaman”, katanya.

Beliau menyebutkan bahwa dalam berita Media Online disampaikan masih secara umum. “Dimana lokasinya, siapa pelaku dan siapa korban yang dirugikan tentu perlu kami dalami dahulu”, sebutnya.

Lebih jauh beliau menyampaikan bahwa apabila nanti ditemukan bukti ada pelanggaran hukum maka akan diproses sesuai dengan ketentuan Undang – undang yang berlaku.

AKBP Hasanuddin,S.Ag meminta kepada masyarakat yang dirugikan atas dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi agar menginformasikan masalah tersebut kepada Polri.

“Tanpa bantuan informasi dari masyarakat tentu Polri akan kesulitan untuk ungkap masalah ini. Dengan kerjasama yang baik antara Polri, Instansi terkait dan masyarakat maka mudah – mudahan permasalahan pupuk bersubsidi di Pasaman bisa segera kita atasi bersama”, ajaknya.(Darlin)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat di Solok Pasca Tewasnya 13 Orang Pekerja
Lidik Krimsus RI Kawal Pemerintahan JFP-Candra, Ossie: Jangan Jumawa dan Euforia!
Terus Bertambah, 41 KK Warga Rempang Tempati Hunian Baru
Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi Nataru, Marlin Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI
Lanjutkan Program Meranti Cerdas, Pemkab Meranti MoU dengan Universitas Andalas
Wike Made Indianti Dilaporkan Hilang Usai Pamit ke Bank BRI
Breaking news : Gempa M 3,7 Berpusat di Darat Guncang Bukittinggi Sumbar
Kapolda Sumbar Sambut Kunker DPD LSM Fopbindo

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 12:39 WIB

Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat di Solok Pasca Tewasnya 13 Orang Pekerja

Kamis, 12 Desember 2024 - 20:42 WIB

Lidik Krimsus RI Kawal Pemerintahan JFP-Candra, Ossie: Jangan Jumawa dan Euforia!

Jumat, 22 November 2024 - 14:02 WIB

Terus Bertambah, 41 KK Warga Rempang Tempati Hunian Baru

Jumat, 22 November 2024 - 08:49 WIB

Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi Nataru, Marlin Hadiri Kunjungan Spesifik Komisi V DPR RI

Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:53 WIB

Lanjutkan Program Meranti Cerdas, Pemkab Meranti MoU dengan Universitas Andalas

Berita Terbaru

Berita

Anggota DPR RI Tinjau Kawasan Industri Tanjung Buton

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:17 WIB

Berita

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:47 WIB