class="wp-singular post-template-default single single-post postid-266183 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kep Meranti / Riau

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Meranti – Perairan perbatasan kembali membuktikan diri sebagai jalur empuk sindikat narkoba internasional. Upaya penyelundupan sabu seberat 27 kilogram berhasil dipatahkan aparat Polres Kepulauan Meranti dalam operasi senyap yang berujung aksi kejar-kejaran dan tembakan di laut.

Pengungkapan ini terjadi di perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh, Senin pagi (27/4/2026). Tim Satresnarkoba yang bergerak dalam Operasi Antik LK-2026 mencegat sebuah speedboat mencurigakan yang diduga membawa narkotika dari Malaysia.

Alih-alih menyerah, kapal tersebut justru melaju kencang mencoba kabur. Aparat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Situasi memanas hingga petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki juru mudi untuk melumpuhkan laju kapal.

Dua kurir berinisial K (26) dan S (38), warga Bantan, Bengkalis, tak berkutik saat diamankan. Dari dalam speedboat, petugas menemukan 27 paket sabu dengan berat total sekitar 27 kilogram. Paket-paket tersebut berlabel “Chines Pin We” dan “Gold Leaf”, yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.

Tak hanya itu, aparat juga menyita 260 cartridge yang diduga mengandung zat Etomidate, serta sejumlah barang bukti lain seperti handphone, paspor, dan speedboat yang digunakan sebagai sarana transportasi.

Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine, memperkuat dugaan keterlibatan aktif mereka dalam peredaran narkotika.

Baca Juga :  BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

Pihak kepolisian mengungkapkan, operasi ini berawal dari informasi intelijen terkait aktivitas penyelundupan narkoba lintas negara melalui jalur laut yang selama ini dikenal rawan dan sulit diawasi.

“Ini bukan pemain kecil. Polanya rapi, jalurnya terstruktur, dan melibatkan jaringan lintas batas,” ungkap sumber kepolisian.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.

Pengungkapan ini sekaligus membuka fakta bahwa perairan Riau, khususnya wilayah Kepulauan Meranti, masih menjadi pintu masuk favorit sindikat narkoba internasional. Tanpa pengawasan ketat, bukan tidak mungkin puluhan kilogram sabu lainnya telah lebih dulu lolos ke daratan.

Sejumlah tokoh masyarakat Meranti pun angkat suara. Mereka mendesak aparat penegak hukum agar tidak berhenti pada penangkapan kurir semata, melainkan mengusut tuntas hingga ke bandar besar yang diduga masih bebas berkeliaran.

Baca Juga :  Program TJSL Sudah Dirasakan Warga, PT TIMAH Lanjutkan Pembaruan RIPPM di Kabupaten Kepulauan Meranti

Menurut mereka, penangkapan kurir hanyalah pintu masuk awal dalam membongkar jaringan besar di balik peredaran narkotika tersebut. Informasi yang berkembang di lapangan bahkan mengarah pada dugaan keterlibatan seorang bandar besar yang berdomisili di wilayah Meranti.

“Jangan berhenti di kurir. Aparat harus berani menelusuri dan menangkap aktor utama di balik jaringan ini. Jika benar ada bandar besar dari Meranti, ini harus diungkap secara terang benderang,” tegas salah satu tokoh.

Mereka juga meminta pengawasan diperketat, terutama di jalur-jalur tikus perairan yang selama ini kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika dari luar negeri.

Kasus ini menjadi peringatan keras: wilayah pesisir Riau masih sangat rentan terhadap penyelundupan narkoba skala besar. Publik berharap aparat bertindak tegas, tanpa tebang pilih, hingga jaringan ini benar-benar diputus sampai ke akar-akarnya.

Reporter: Tommy

Editor: Redaksi LiputanKepri.com

 

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Asmar Siap Evaluasi Tarif Angkut Buruh, Dorong Solusi Bersama Pengusaha

Ekonomi

Empat Unit Rumah Diselatpanjang Roboh Diterjang Angin Puting Beliung

Kep Meranti

Kejari Kepulauan Meranti Berkunjung Ke Makam Pahlawan Sempena HBA Ke-57

Batam

Mengintip Pijat Plus-plus di Batam

Berita

Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah

Berita

Sekda Meranti Himbau Seluruh PNS dan Non PNS Tingkatkan Disiplin, Kinerja dan Kekompakan

Featured

Peringati HUT RI ke-72 Satlantas Gratiskan Pengurusan SIM 

Kep Meranti

Untuk Kemajuan Meranti Butuh Anggaran Pusat, Basiran & Yulian Norwis Solusinya
error: Content is protected !!