OJK Minta Masyarakat Karimun Mewaspadai Tawaran Investasi Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 21 Maret 2018 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

liputankepri.com, KARIMUN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri, mengajak seluruh lapisan masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran dari sebuah perusahaan, dengan berbagai iming-iming yang menggiurkan untuk melakukan investasi. Karena tidak selamanya investasi akan berakhir baik.

Hal ini disampaikan Kepala OJK Provinsi Kepri, Ridwan, saat melakukan sosialisasi mewaspadai investasi ilegal yang dihadiri seluruh pejabat dan instansi pemerintahan, di ruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Rabu, (21/3/2018).

Kedudukan OJK sendiri sama dengan Bank Indonesia (BI), Deperteman Keuangan, BPKP dan Polri. Yang mana OJK bertugas mengawasi segala keuangan dan menjaga stabilitas keuangan di Indonesia agar berjalan dengan baik.

Ridwan mencontohkan berdasarkan dari data OJK provinsi Kepri, salah satu kasus yang dialami oleh salah seorang pejabat di Karimun yang pernah terlibat dalam perusahaan investasi. 

“Saya lupa pejabatnya eselon berapa. Tapi ada di Karimun. Dalam tiga bulan pejabat ini sudah dapat satu mobil Toyota Alphard, namun di bulan keempatnya dia mulai dikejar-kejar,” kata Ridwan.

Ridwan menyebutkan jika masyarakat ditawarkan untu berinvestasi oleh suatu perusahaan, harus melihat terlebih dahulu kejelasannya. Selain itu masyarakat harus berpikir dengan logis mengenai besaran keuntungan investasi yang ditawarkan

“Ciri-ciri perusahan investasi yang wajar perijinannya jelas dan kewajaran keuntungan. Jika ingin mengetahui perusahaan investasi ada perijinannya ada atau tidak, bisa menghubungi call center di nomor 157 yang akan membantu memberikan penjelasan,” tambahnya.

Berdasarkan data Direktorat Krimsus Polda Kepri, beberapa entitas yang telah atau pernah beroperasi di wilayah kantor OJK Kepri diantaranya PT. MAI (Maju Aset Indonesia), Dream for fredom, UN SWISSINDO, PT Tecno Finance, PT Milimor Mitra Mandiri dan Pollywood International indonesia.

Sementara itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyambut baik akan sosialisasi yang dilaksanakan oleh OJK. Ia berharap, masayarkat Karimun dapat bijak dalam menanggapi adanya perusahaan-perusahaan yang menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan yang besar.

“Jangan sampai ada Aparatur Sipil Negara ataupun masyarakat Karimun yang menjadi korban perusahaan investasi ilegal,” kata Rafiq. (red)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respon Cepat Samapta Polres Karimun Padamkan Kebakaran
Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan
Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Kapolres Karimun Melaksanakan Sambang Duka Ke Rumah Korban Laka Lantas Yang Terjadi Di Tugu MTQ Coastal Area
Sopir Penabrak Satu Keluarga di Kawasan Tugu MTQ Coastal Area Terancam 12 Tahun Penjara
Kecelakaan Lalu Lintas di Karimun, 1 Orang Meninggal Dunia.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Polsek Moro Gencarkan Pencegahan Karhutla di Wilayah Rawan

Minggu, 26 April 2026 - 18:13 WIB

Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Karimun Nihil Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 10:00 WIB

Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun

Rabu, 22 April 2026 - 18:36 WIB

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Rabu, 22 April 2026 - 12:46 WIB

Kapolres Karimun Melaksanakan Sambang Duka Ke Rumah Korban Laka Lantas Yang Terjadi Di Tugu MTQ Coastal Area

Berita Terbaru