Kampar – Penyedia Sarapan pagi di daerah Salo Mengeluh Penghasilan berkurang gara-gara Tukang Parkir dari Dishub Kabupaten Kampar yang saat mengambil alih di berbagai tempat Rumah Makan Supermaket dan lain-lain ditempat tertentu menetapkan juru parkir, dari Dishub Kabupaten Kampar Langsung.
Seharusnya Dishub Kabupaten Kampar memakai pihak ketiga untuk bertindak jadi juru parkir di wilayah hukum kab Kampar, ungkap penjual lontong sarapan pagi di pinggir jalan lintas Sumbar – Riau.
Semenjak ada tukang parkir di depan tempat saya jualan sarapan pagi pelanggan lokal tidak mau lagi membeli sarapan pagi di tempat saya, sekarang yang mampir belanja sarapan pagi hanya mobil yang lagi melintas Sumbar – Riau kami berharap tempat-tempat penjualan sarapan pagi tidak usah diadakan juru parkir, “ketusnya
Ketika awak media mencoba konfirmasi dengan ibu Desy kabid dinas perhubungan,di kantornya menyatakan bahwa penempatan parkir di wilayah Bangkinang kota khususnya kabupaten Kampar, dan sekitarnya jelas nya itu ada usulan dari ketua parkir, kami dari kantor, memberikan fasilitas, berupa karcis, pluwit rompi jukir dan topi, setoran yang kami terima dari ketua Jukir,, hanya Rp.200.000 (dua ratus ribu rupiah) setoran bervariasi – setiap bulan, setoran dari jukir itu tergantung dari hasil uji petik kami di lapangan pak wartawan, “tutup buk Desy.
Di tempat yang berbeda awak media konfirmasi dengan warga setempat di kota Bangkinang, kabupaten Kampar, yang nama nya tidak mau di publikasikan menyatakan , jukir yang ada di kabupaten Kampar di tunjuk langsung oleh sdri Desy uang nya Langsung di jemput oleh sdri Desy ketempat-tempat jukir dan soal setoran semua jukir dinaikan semenjak Desy di tunjuk sebagai kabid dishub kab Kampar, pengelola keuangan jukir di kabupaten Kampar,,di duga sebagian uang parkir,, tidak di setor dispenda kabupaten Kampar, kenyataan di lapangan parkir roda dua Rp.2000. dan roda 4.Rp.3000 s/d Rp.5000 ,”tutup warga Kota Bangkinang. (Ocu Arun)








