Lambannya Pengesahan APBD-P Ancaman Stabilitas Ekonomi dan Pelayanan Publik

- Jurnalis

Senin, 9 Oktober 2023 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LiputanKepri.com Kampar,- Sangat mengecewakan proses pengesahan Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD-P) perubahan Tahun 2023 oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar karena sampai Bulan oktober ini belum juga nampak tanda- tanda disetujui,padahal idealnya bulan agustustus seharusnya sudah disetujui.ujar Abdul Malik Dt.Rajo Dubalai saat di jumpai wartawan di Bangkinang,09/10/2023.

keterlambatan dalam pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas ekonomi dan kelancaran pelayanan publik di daerah,ujarnya.

Keterlambatan ini telah menciptakan gelombang ketidak pastian ekonomi yang meresahkan masyarakat dan pelaku bisnis setempat.

Ketidaksepakatan antara anggota DPRD dan pemerintah daerah mengenai alokasi dana dan prioritas program telah menyebabkan stagnasi dalam proses pengesahan APBD-P. Dampaknya tidak hanya terasa dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang terhambat, tetapi juga meluas ke sektor-sektor lainnya.

Ketidak sepakatan antara anggota DPRD Kampar dan pemerintah daerah telah memperlambat proses pengesahan APBD yang seharusnya selesai pada awal Agustus bulan lalu,sangat dirasakan oleh masyarakat Kab.Kampar terutama dalam hal kelancaran program-program pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial,ekonomi.

Abdul Malik Dt.Rajo Dubalai mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini, mengingatkan bahwa lambannya pengesahan APBD dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang mengandalkan program-program bantuan sosial dan layanan publik.jelasnya.

Untuk itu Pemerintah daerah kabupaten Kampar dan DPRD “dipanggil” dan mendesak untuk segera menyelesaikan perbedaan pendapat dan mencapai kesepakatan guna mempercepat pengesahan APBD Kampar.

Keterlambatan ini tidak hanya mengancam stabilitas ekonomi daerah tetapi juga menggoyahkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan dan Kinerja DPRD Kampar serta pemerintah dalam memberikan pelayanan.tutupnya.( Ocu arun )

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru