Kisah Sukses Sepiak Belitung Bersama PT TIMAH Tbk, Dari Oleh-Oleh Lokal Tembus Pasar Global

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELITUNG – PT TIMAH Tbk terus mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah operasional perusahaan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK).

Salah satu kisah sukses mitra binaan PT TIMAH Tbk adalah Sepiak Belitung, yang kini semakin dikenal berkat inovasi produknya, khususnya dibidang EcoPrint.

Dikelola oleh Bela Kartika Aprilia (35), Sepiak Belitung telah menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk sejak 2019. Bella bergerak dalam bidang fashion yakni batik.

Berkat menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk, melalui berbagai program pendampingan, mulai dari pendanaan, pelatihan, hingga promosi, usaha ini berhasil bertahan menghadapi tantangan pandemi dan terus berkembang hingga saat ini.

“Kami sangat terbantu dengan program kemitraan PT TIMAH Tbk. Mulai dari pendanaan berupa pinjaman tanpa bunga, pelatihan pembuatan produk, hingga promosi ke luar daerah. Dukungan ini benar-benar membantu kami untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran,” ujar Bela.

Bela menceritakan, Sepiak Belitung dimulai dengan produk oleh-oleh khas Belitung untuk wisatawan, menggunakan bahan lokal seperti daun Simpor yang dikenal dengan keunikan dan kekhasan desain eco-print-nya.

Baca Juga :  Dari Bantuan Pengobatan hingga Edukasi Gizi, PT TIMAH Tbk Hadirkan Harapan bagi Masyarakat

“Meskipun memiliki potensi besar, Sepiak Belitung menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas produk dan mengembangkan pasar. Keinginan untuk mengatasi tantangan tersebut mendorong saya untuk bergabung dengan program PUMK PT TIMAH Tbk pada 2019” jelas Bela.

Melalui program ini, Sepiak Belitung memperoleh pembiayaan yang cukup tanpa terbebani bunga tinggi dan memungkinkan mereka untuk terus berinovasi.

“Bantuan dana pinjaman bergulir ini sangat membantu kami, terutama ketika pandemi melanda. Modal yang diberikan memungkinkan kami untuk mempertahankan produksi dan mengembangkan produk meskipun banyak kendala yang kami hadapi,” ujar Bela.

Selain pendanaan, PT TIMAH juga memberikan pelatihan yang membantu pengembangan produk Sepiak Belitung, seperti pelatihan pembuatan eco-print dengan daun Simpor. Pelatihan ini membuka wawasan baru tentang teknik dan desain produk yang lebih menarik.

Baca Juga :  Wakil Kepala BP Batam Komitmen Dukung Pelaku Usaha yang Serius

“Sebelum adanya pelatihan ini, produk kami masih sederhana dan belum memiliki ciri khas yang kuat. Setelah mengikuti pelatihan eco-print, kami bisa berkreasi lebih bebas, menciptakan produk dengan desain yang lebih menarik, dan yang terpenting, menonjolkan ciri khas Belitung melalui penggunaan daun Simpor,” jelas Bela.

Dengan pelatihan ini, Sepiak Belitung tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menciptakan inovasi baru yang lebih sesuai dengan selera pasar dan tren saat ini.

“Saat ini produk kami semakin diminati, tidak hanya oleh wisatawan, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mencari produk lokal dengan kualitas terbaik,” ujar Bela.(*hms)

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan
Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal
Aksi Nekat Buang Sabu Gagal Dua Pria Di Meranti Diciduk Polisi
Diduga Tanpa Dokumen Resmi, Nama L’Man Muncul di Pengiriman Ratusan Kilogram Daging Tujuan Karimun
Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia
Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Polisi Tanam Harapan di Hari Bumi 2026, Kandis Bergerak untuk Masa Depan Hijau
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:06 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

Jumat, 24 April 2026 - 10:48 WIB

Menaker: Perluasan Jaminan Sosial Harus Menjangkau Pekerja Informal

Jumat, 24 April 2026 - 10:44 WIB

Aksi Nekat Buang Sabu Gagal Dua Pria Di Meranti Diciduk Polisi

Kamis, 23 April 2026 - 19:47 WIB

Polda Kepri Gagalkan Penyeludupan 12 Ribu Batang Kayu Bakau Tujuan Malaysia

Kamis, 23 April 2026 - 11:37 WIB

Bupati H. Asmar Ikuti Rakornas Kementan RI, Bahas Strategi Hadapi Musim Kering Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru