Komisi II Kunjungi BRIDA, Bahas Inovasi Teknologi untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, liputankepri.com – Komisi II DPRD Bengkalis melakukan pertemuan bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau untuk membahas pemanfaatan riset dan inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di daerah. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris BRIDA Eka Hardianto beserta jajaran.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Hendrik Firnanda Pangaribuan tersebut, Wakil Ketua Komisi II, Tairan, SH, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait pemanfaatan riset dan inovasi oleh BRIDA dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung potensi-potensi lokal berbasis teknologi, Rabu (28/05/2025).

Dalam pemaparannya, Sekretaris BRIDA menyampaikan bahwa pihaknya memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Riau Science and Techno Park (RSTP) yang berperan aktif dalam riset dan pengembangan teknologi untuk mendukung pelaku UMKM.

Kepala UPT RSTP, Sofyan Hadi, menjelaskan bahwa BRIDA tengah mengembangkan berbagai inovasi berbasis riset, inovasi juga telah ditawarkan kepada Bappeda Kabupaten Bengkalis.

“Bengkalis seharusnya tidak hanya menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, tetapi juga mulai mengelola potensi migasnya sendiri,” ujarnya. Ia juga menyebutkan potensi pengembangan energi terbarukan melalui tanaman seperti singkong yang dapat diolah menjadi bioetanol.

Selain itu, Sofyan menyoroti pentingnya inkubasi bisnis teknologi agar hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium atau proyek percontohan. “Kami mendorong transfer teknologi ke sektor industri dan pengembangan startup berbasis riset yang memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Baca Juga :  Amsakar Sebut Pemko Batam Dukung Penuh TMMD 2023

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II, Erwan, menyampaikan bahwa masih banyak inovasi riset yang terbentur regulasi dan belum memperoleh perhatian serius. Ia juga menanyakan tata cara pembentukan BRIDA dan pengelolaan SDM-nya.

Perwakilan dari Bappeda Bengkalis Fadhlan Daulay yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa daerah Bengkalis belum memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk pengembangan inovasi teknologi dan masih belum menjalin kerja sama dengan pihak akademisi. Meski demikian, pihaknya mendukung sinergi dengan BRIDA, terutama untuk mendukung program unggulan daerah di sektor kelapa sawit, padi, dan perikanan.

Baca Juga :  Rudi: Investasi Asing di Kepri Masih Dominan di Batam

Anggota Komisi II lainnya, Laurensius Tampubolon, menyoroti potensi kerja sama antara BRIDA dan Disnaker di Kecamatan Mandau untuk mendorong sertifikasi tenaga kerja industri, yang dapat berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

H. Muhammad Rafee juga mempertanyakan bentuk dukungan BRIDA dalam proses inkubasi UMKM. Menanggapi hal ini, Sofyan Hadi menyatakan bahwa BRIDA terbuka untuk memberikan pendampingan, konsultan, serta bantuan administrasi kepada pelaku UMKM. Namun, ia menekankan bahwa pengembangan teknologi tidak bisa hanya mengandalkan APBD.

“Perlu kemitraan dengan pihak swasta dan dukungan dari kementerian terkait seperti Kementerian Riset, ESDM, dan Migas. Kami juga menyarankan Komisi II melakukan studi banding ke Technopark Solo yang telah menerapkan sistem pelatihan dan sertifikasi industri secara terintegrasi,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Wakil Ketua Komisi II, Tairan, menyampaikan apresiasinya atas pemaparan BRIDA. “Kami berharap berbagai inovasi yang telah dilakukan di Provinsi Riau dapat diaplikasikan juga di Kabupaten Bengkalis, demi mendorong kemajuan daerah ke depan,” pungkasnya.|Safrizal

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah
Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
Semangat Kebersamaan, Progres HARI KE-03 Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Kabupaten Kepulauan Meranti
Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat
Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Berikan Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 12:01 WIB

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

Minggu, 19 April 2026 - 09:20 WIB

Semangat Kebersamaan, Progres HARI KE-03 Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Kabupaten Kepulauan Meranti

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB

Wabup Meranti Terima Kunjungan PLN, Bahas Penguatan Layanan Listrik hingga Respons Keluhan Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:02 WIB