class="wp-singular post-template-default single single-post postid-262966 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Pekanbaru

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Tandatangani MoU Satu Data Indonesia, Bupati Asmar: Data Akurat, Kebijakan Tepat!

PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di Balai Serindit, Gubernuran Riau, Kamis (7/8/2025). Penandatanganan ini menjadi bagian dari rangkaian kerja sama antara BPS RI, Pemerintah Provinsi Riau, dan 12 kabupaten/kota se-Riau dalam mendukung program Satu Data Indonesia sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019.

Acara diawali dengan penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI, Gubernur Riau, dan kepala daerah kabupaten/kota, serta Kepala BPS daerah masing-masing. Kesepakatan ini menjadi komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola data yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati Asmar menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Menurutnya, Satu Data Indonesia merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi pembangunan daerah.

“Program ini luar biasa. Data yang dikumpulkan dapat menjadi pertimbangan penting dalam mengambil kebijakan pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.

Gubernur Riau, H. Wahid, dalam sambutannya menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari transformasi digital menuju pembangunan berbasis data.

“Kami membutuhkan data yang akurat untuk membuat kebijakan yang tepat sasaran, sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia berharap kerja sama ini mampu menyatukan referensi data di seluruh perangkat daerah Provinsi Riau, sehingga dapat menghindari tumpang tindih informasi.

“Penguatan tata kelola data adalah prioritas bersama demi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” tambahnya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa langkah konkret akan segera dilaksanakan di beberapa daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di wilayah Rangsang.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dapat semakin kuat dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti.

“Mudah-mudahan MoU ini menjadi langkah awal menuju pembangunan ekonomi yang lebih presisi, adaptif, dan berbasis bukti,” ujarnya.

Turut mendampingi Bupati Kepulauan Meranti dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Kominfotik Muhlisin, Kepala Bagian Kesra Setda Safrizal, Kabid Statistik dan Persandian Diskominfotik Budi Hardiantika, serta Kabid IKP Dody Hamdani.

Share :

Baca Juga

Berita

Tolak Permenaker JHT, FSPMI Gelar Aksi Demo di Kantor DPRD Karimun

Advertorial

Li Claudia Chadra Susun Langkah Konkret Tanggulangi Banjir Kota Batam

Advertorial

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

Batam

Batam Borong Penghargaan dari KPK, Rudi: Terus Berikan Terbaik

Berita

Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola

Kep Meranti

Satreskrim Polres Meranti Amankan 3 Ton Kayu Olahan

Berita

SPSI Pelabuhan Jumat Curhat Bersama Kapolres, Siap Cegah TPPO & Dukung UMK

DPRD

DPRD Kepulauan Meranti Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Perdana Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030
error: Content is protected !!