Karimun – Sejak dibukanya kegiatan TMMD beberapa pekan lalu hingga kini TNI Polri serta masyarakat terus semangat bergerak untuk menyelesaikan pembangunan jalan penghubung dua desa di kecamatan Buru tersebut.
Perencanaan pengerjaan pembangunan jalan sepanjang 3.040 meter dan pembuatan 3 unit box culvert yang menghubungkan Kelurahan Buru dan Kelurahan Lubuk Puding di Kecamatan Buru terus hingga kini telah mencapai 50%.
Hai ini disampaikan oleh Dandim 0317/TBK Letkol Inf Denny melalui Pasiter Kodim 0317/ TBK Lettu Kav Tatang di lokasi pembangunan jalan, ia mengatakan, pembukaan jalan tersebut telah rampung 50 persen.
“Ini kita sudah progres, pembangunan jalan yang mengubungkan antara Kelurahan Buru dan Kelurahan Lubuk Puding sudah mencapai 50 persen,” ujar Tatang, Selasa (29/09/20).
Ia juga mengatakan, selama pengerjaan jalan tersebut, pihaknya belum menemukan kendala. Jika ada permasalahan yang sifatnya teknis di lapangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Pemkab Karimun agar kegiatan dapat dilaksanakan sesuai target.
“Kesulitan sampai saat ini belum ada, paling cuaca hujan, kalau lokasi jalan memang agak becek apabila sudah hujan, tatapi sudah dapat dilalui dengan berjalan kaki. Akses penghubung kedua Desa diharapkan dapat cepat terealisasi,” jelas Tatang.
Terpisah Ketua RT setempat, Samiun yang mewakili masyarakat Buru mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri serta masyarakat yang telah bahu membahu membangun jalan tersebut.
“Sebelum dibuka akses jalan ini, memang ada kendala masyarakat membawa hasil panen harus menempuh jalan yang jauh sekitar 17 km untuk menuju pasar Buru, karena pulau Buru ini berbentuk seperti daun jadi kami harus melambung,” Samiun menceritakan.
Terima kasih Pak TNI Polri, Dengan adanya pembangunan jalan maka para petani dan nelayan akan bisa lebih cepat menjual hasil panennya sesuai harga di pasaran.**
(ron)










