Dana Pisew Desa Padamulya Diduga Tidak Dialokasikan Seutuhnya

- Jurnalis

Kamis, 7 Januari 2021 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan pembangunan program Pisew seharusnya dikerjakan oleh masyarakat desa setempat tidak menggunakan kontraktor”

Bandung – Pembangunan infrastruktur kerakyatan dengan skema PKT salah satunya dilaksanakan melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk mengurangi beban antar wilayah, pengentasan kemiskinan, mengelola tata kelola pemerintah daerah (kabupaten, kecamatan dan desa) serta kelembagaan masyarakat di tingkat desa.

Pada kenyataannya, dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan program tersebut dijadikan ajas manfaat oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Padamulya Kec.Majalaya, Kabupaten Bandung, ketika pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan penghubung Gang Sukahaji yang berlokasi di Rw.05 dengan alokasi dana yang dikucurkan Kementerian PUPR, diduga tidak diterapkan seutuhnya, bahkan pembangunannya pun dikerjakan oleh pihak ke tiga / kontraktor.

Baca Juga :  Sering Jadi Kontroversi, Netizen Perdebatkan Praktik Illegal Logging di Lingga

Terbukti, menurut keterangan dari sdr.Herman selaku pelaksana kegiatan saat dimintai keterangan lewat telpon celulernya, mengatakan,” Pihaknya yang mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan penghubung Gg.Sukahaji berlokasi di rw.05 dengan total biaya sebesar rp.120 juta.

“Memang benar yang melaksanakan pembangunan jalan penghubung desa di Gg.Sukahaji Saya, dan menghabiskan biaya sebesar rp 120 juta. terkait besarnya anggaran yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR saya tidak tahu menahu, karena hal itu internal pihak Kepala desa,” terang Herman

Selanjutnya, menurut keterangan sdr. Heri selaku Sekdes Sukamaju yang juga sebagai panitia pembangunan jalan penghubung desa, mengatakan, total anggaran yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR kurang lebih sekitar Rp.150.000.000,00, adapun untuk pembangunan jalan desa Gg. Sukahaji yang berlokasi di Rw.05 menghabiskan anggaran sebesar Rp.120 juta.

“Biaya pembangunan infrastruktur jalan desa Gg. Sukahaji yang berlokasi di Rw.05 menghabiskan anggaran sebesar Rp.120 juta,” ujar Heri, saat dikonfirmasi lewat telpon celullar, Selasa, (05/01/2021).

Baca Juga :  Tim KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan

Heri, terkesan kebingungan saat dikonfirmasi terkait kemana sisa anggaran sebesar rp.30 jt dialokasikan ?, Lalu menyarankan agar rekan media menghubungi Kepala desa.

“Terkait hal itu, sebaiknya rekan media langsung menanyakan kepada Pak Kades Padamulya,” jawabnya singkat.

Sementara itu, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepada Kepala desa Padamulya Iwan Kartiwa, lewat aplikasi perpesanan whatsaap, ia terkesan tidak memberikan keterangan terkait yang ditanyakan pihak media, bahkan jawaban chat Kepala desa keluar dari substansi yang dipertanyakan.

Selain itu, Kepala desa terkesan tidak transfaran bahkan mengintimidasi rekan media dengan cara mengirimkan beberapa foto salah satu lembaga media dengan cover Presiden RI Joko Widodo..***

(red/rls)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan
Batam Magnet Investasi Nasional: Investasi Riil Capai Rp69 Triliun
Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan
PT TIMAH Tbk Hadir di Tengah Umat, Bantu 52 Rumah Ibadah Sepanjang Tahun 2025
PT TIMAH Tbk Tanam Belasan Ribu Mangrove di Kundur dan Meranti untuk Jaga Ekosistem Pesisir

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:39 WIB

BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:42 WIB

Bupati Kasmarni Tinjau PAUD di Bantan Timur, Tegaskan Komitmen Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:54 WIB

Ipda.Vicky Satria Irawan, SH,MH, Rayakan Ulang Tahun ke-34 di Polsek Siantan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:50 WIB

Penggerebekan di Hotel Bengkalis Bongkar Dugaan Pesta Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Berita Terbaru