Akibat Cuaca Buruk, KM Rupat Jaya 1 Berserta Isinya Tenggelam Diperbatasan Laut Selat Melaka

- Jurnalis

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com, Meranti- Akibat cuaca buruk,sebuah kapal motor lintas batas angkutan puluhan ton pinang kering dikabarkan tenggelam diperbatasan Indonesia dan Malaysia.

Kapal Motor Rupat Jaya 1. GT 30 no 1436/PPe diperkirakan tenggelam di sekitar perairan laut selat Melaka akibat dihantam badai serta gelombang tinggi saat sedang dalam pelayaran dari Selatpanjang menuju Batu Pahat Malaysia.

Beruntung atas peristiwa itu tidak ada korban jiwa, Empat crew kapal Nakhoda, KKM maupun dua ABK selamat dan saat ini berada di Malaysia. Namun Kapal Motor berserta barang ekspor 600 karung pinang biji sekitar 30 ton, maupun dokumen kapal dan paspor tidak bisa diselamatkan.

“Mengenai kronologis keseluruhan kejadian kecelakaan tersebut kami masih menunggu kepulangan empat orang crew (ABK) kapal yang saat ini masih berada di Malaysia sedang dalam proses pengurusan oleh keagenan malaysia untuk kepulangan ke Indonesia,” kata Rian Agen kapal kepada media ini, Sabtu 09/10/2021.

Lanjutnya,menurut informasi sementara dari Malaysia, peristiwa itu terjadi pada hari kamis (07/10/2021) sekira pukul 18.30 wib di saat Kapal Motor Rupat Jaya 1 memasuki di sekitar Len penjaring Indonesia menuju Len internasional tiba-tiba cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi sehingga nahkoda tidak bisa kendalikan.

“Ke empat crew kapal sebelum mendapat pertolongan kabarnya sempat berjam-jam terombang ambing hanyut dilaut dengan peralatan seadanya. 2 orang di selamatkan oleh kapal nelayan asal Malaysia dan 2 orang lagi diselamatkan oleh kapal angkutan kelapa tujuan batu pahat Malaysia. Saat ini kita fokus dalam menyiapkan Arsip seluruh dokumen pendukung keberangkatan yang ikut tenggelam untuk penyampaian pemberitahuan kecelakaan,” jelasnya.

Kepala Kantor Bantu Bea Cukai Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, A.Nihar juga membenarkan peristiwa itu pihak agen kapal juga sudah menyampaikan terjadi kecelakaan.

“Mengenai dokumen secara kepabeanan sudah terpenuhi semua dan mereka tidak ada persoalan atau masalah, bahkan pada hari Jum’at semalam (08/10/2021) mereka juga sudah mengirimkan pemberitahuan terkait atas terjadinya kecelakan,”kata A.Nihar kepada media ini saat di jumpai diruang kerjanya,Rabu 09/10/2021.

Begitu juga dengan pihak Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang melalui Petugas Keselamatan Suharto, juga membenarkan bahwa kapal tersebut melayar dari Selatpanjang tujuan batu pahat Malasiya dengan muatan barang ekspor 30 ton pinang biji sampai alur perbatasan selat Melaka
disana telah terjadi cuaca yang ekstrem.

“Saat ini kita KSOP belum bisa memastikan, selain cuaca buruk apakah ada penyebab lain,Karena nahkoda kapal yang mengetahui pasti kejadian bulum bisa diminta untuk memberiketerangan, saat ini masih berada di Malasiya,”Jelas Suharto kepada media ini.

Lanjutnya, pihak agen kapal juga sudah menyampaikan laporan hal itu secara tertulis atas adanya kecelakaan kapal motor tersebut, mengenai muatan kapal tersebut untuk 30 ton tidak Overload, dengan GT kapal tersebut bisa membawa lebih dari 40 ton.

“Dari peristiwa itu , pihak KSOP Selatpanjang juga mengimbau bagi kapal-kapal yang akan berlayar baik diantar pulau maupun kapal lintas batas harus lebih berhati-hati. dan selalu update memantau cuaca diaplikasi BMKG,”harapnya.

Demi untuk menjaga keselamatan, bagi nahkoda jika cuaca tidak memungkinkan untuk berangkat dimohon sebaiknya menunda keberangkatan dan berlindung,tutupnya. (tm

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil
Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit
Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua
Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air
Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti
Hanya Hitungan Jam, Tiga Pencuri Sarang Walet Berhasil Dibekuk Polsek Merbau
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Polsek Merbau Lakukan Pengecekan Lahan Jagung Pipil di Desa Bandul, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Polsek Rangsang Barat Gelar Goro Persiapan Penanaman Jagung Pipil

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polsek Tebing Tinggi Barat Bersama BUMDES Alai Selatan Panen Raya Cabe Rawit

Senin, 11 Mei 2026 - 16:18 WIB

Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau Oleh AL Masuk Tahap Dua

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:10 WIB

Curiga Isteri Hilang, Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dalam Tangki Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:40 WIB

Peduli Lingkungan Bhabinkamtibmas Serahkan Lima Bibit Pohon, Green Policing Polres Kep Meranti

Berita Terbaru