Pemilik Panti Asuhan Sembunyikan 7 Anak di Sebuah Rumah

- Jurnalis

Rabu, 1 Februari 2017 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Pekanbaru – Satuan Resor Kriminal Polresta Pekanbaru kembali mengamankan dan mengevakuasi tujuh anak yang masih disembunyikan pemilik Panti Asuhan Tunas Bangsa, Lili Nurhayati (49).

“Anak-anak disembunyikan oleh pemilik panti Lili di daerah Kampung Dalam dan Yampan di sebuah rumah milik saudari Ita,” kata Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto di Pekanbaru, Rabu (1/2/2017).

Lima anak dievakuasi, Selasa (31/1/2017) pada pukul 18.00 WIB, diserahkan ke penyidik oleh suami Lili, Agus Hendra. Mereka adalah SS, TH, SK, SA, dan SA.

Kemudian tujuh anak dan satu orang dewasa dievakuasi ke daerah Tampan dan Kampung Dalam pada Rabu (1/2/2017) Pukul 02.00 WIB dini hari. Ketujuh anak tersebut atas nama M, SR, SR, SF, M, MR, SH, dan satu orang dewasa, Aisyah, yang merupakan pengasuh panti.

 “Untuk kegiatan Selasa malam dan Rabu dini hari total sudah ada 12 anak dan 1 orang dewasa yang diamankan dan dievakuasi ke dinas sosial provinsi,” ujar Bimo.

Sejak kasus ini bermula, pada Jumat (27/1/2017), polisi telah menyegel Panti Asuhan Tunas Bangsa di Tenayan Pekanbaru yang diduga menjadi latar kematian M. Zikli, balita berusia 1 tahun 8 bulan.

Saat itu, dua anak dievakuasi dari lokasi kemudian beberapa hari berselang ditemukan lagi tiga anak yang dititipkan di rumah aman Dinsos Riau.

Dengan demikian total sekarang ada 17 anak dan satu orang dewasa ditampung Dinsos. Saat ini berdasarkan pemeriksaan telah ditetapkan pemilik panti, Lili sebagai tersangka dugaan kekerasan yang mengakibatkan luka berat dan kematian bayi M.Zikli.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim telah menahan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan sekitar 12 jam. Penyidik juga mengembangkan penyelidikan terhadap Suami dan anak tersangka, Agus Hendra dan A serta dua pekerja panti S dan Ai.

 

 

copyrigh Kompas

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat
Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional
Polres Meranti Rampungkan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Hari Ke 11 Capai 100 Persen
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu
Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Tampa Ampun Polres Meranti Sikat Pengedar Sabu Di Selatpanjang.
Hadiri Lepas Sambut Kakan Kemenag Meranti, Bupati Asmar: Mutasi Adalah Dinamika Organisasi untuk Jaga Kesinambungan Visi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:35 WIB

27 Kg Sabu Digagalkan di Selat Akar, Polisi Tembak Juru Mudi-Desakan Bongkar Bandar Besar Menguat

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gagalkan Peredaran 27 Kg Sabu Jaringan Internasional

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Polres Meranti Rampungkan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Hari Ke 11 Capai 100 Persen

Senin, 27 April 2026 - 09:05 WIB

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 09:02 WIB

Operasi Antik 2026 Polsek Tebing Tinggi Ringkus Di Duga Pengedar Sabu Nipah Sendanu

Berita Terbaru