Warga Sagulung Resah Terkait Keberadaan Esek-esek

- Jurnalis

Sabtu, 4 Maret 2017 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Keberadaan esek-esek di kampung Sei Aleng Sungai Binti, yang akrab disebut dengan pokok Jengkol, menjadi tugas utama penggusuran yang diajukan oleh Camat Sagulung, Reza Khadafy, kepada Mako Satpol PP Kota Batam, Jumat (3/3/2017).

“Keberadaan bisnis esek-esek terselubung di pokok Jengkol, Sei Binti Sagulung, mendapat perhatian  serius di tengah-tengah masyarakat kampung Sei Aleng, kita juga sudah menerima pengaduan keresahan warga dari perangkat Rt/Rw kampung Sei Aleng, dan kelurahan Sei Binti, mengenai keberadaan esek-esek pokok jengkol tersebut,”kata Camat Sagulung, Reza Khadafy.

Reza, menuturkan pengaduan terkait keresahan warga dari kampung Sei Aleng, sudah diteruskan dengan mengirimkan surat ke Mako Satpol PP Kota Batam. “Suratnya kita sudah kirimkan, kita juga meminta agar penggusuran dan pembongkaran tempat esek-esek di Pokok jengkol diutamakan,”kata Reza.

Sementara sebelumnya Imam Tohari, Kepala Bidang Penindakan pada Satpoll PP Kota Batam, menjelaskan pihaknya sudah menerima surat permintaan pengusulan dari pihak Kecamatan Sagulung.

“Suratnya sudah kita terima, kita juga sudah melakukan survei kelapangan, di pokok jengkol sebanyak 18 tempat yang dijadikan lokasi esek-esek,”kata Imam.

Imam juga menegaskan pihaknya menunggu dana ada untuk melakukan penertiban.”Kalau kita melakukan penertipan otomatis butuh dana, jadi kita masih menunggu pencairan dananya,”kata Imam.(Trb)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Rabu, 15 April 2026 - 23:22 WIB

Penduduk Usia Lanjut Meningkat, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Berita Terbaru