Liputankepri.com,SELATPANJANG , – Sebanyak 30 dari 3 Desa yang ada saat Lokak karya dan Perpisahan Mahasiswa Kuliyah Kerja nyata. (Kukerta) Universitas Riau Tahun 2017 di Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti Riau di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi (30/5) berlangsung sukses.
Acara tersebut, Langsung di hadiri Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan H. Rosdaner Spd Mpd melalui Sektarisnya Rukhrizal, Spd
Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat Perwakilan UNRI Sesuai Surat edaran
LPPM/UR : Meneliti Berkarya mengabdi.
Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat dalam sambutanya mengatakan sungguh sanggat mengharapkan Kurkerta ini berlanjud kedepanya Karena sanggat bagus bagi pertumbuhan dan Pengembangan Paud yang ada di Kabupaten Meranti.
“Dimassa ini kita,harus Kuliyah dan harus mengembangkan ilmu pengetahuanya khususnya di bidang paud bagi-ibuk-ibuk serta bidang lain, agar mampu bersaing, kedepanya kita mau juga Paud di Kendalikan sama Bapak-Bapak pula kalau bisa kedepanya, apa salahnya, berbeda kenapa juga tidak, “ungkap Riski Hidayat.
Di tambahkan Rizki Hidayat lagi, Tahun depan kita siap terima Guru Paud Lagi, yang mau kuliyah kerja nyata di Kecamatan kita lagi, semua guru Paud serta pembinaan Paud,itu Sendiri seperti juga Harus perkembangan,dengan memperoleh Informasi yang bagus, juga harus Guru Paud kedepanya, harus banyak senyum terimakasih Kukerta UNRI ini,bagi Ibu-ibu semua semoga berkah apa yang mahasiswi kerjakan di Kecamatan Tebing Tinggi berkah Dan Lulus dengan Nilai terbaik.harapnya.
Senada dengan itu, Sektaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Muhrizan mengatakan “Pemerintah daerah khususnya Dinas Pendidikan Sanggat Mengapresiasi apa yang telah di lakukan Mahasiswa UNRI khususnya Bidang Paut ini, Semoga Menjadi Guru berkwalitas,mempunyai Kemampuan untuk Pendidikan Paud di Kabupaten Meranti kedepanya, “ungkapnya.
Ia juga mengatakan dunia pendidikan di Kabupaten Meranti Wajib dari 7 tahun,belajar mengajar di Sekolah Dasar namun sebelum umur beranjak menuju 7 tahun nantinya, siswa hendak belajar dulu di sekolah Paud agar mereka mampu untuk mengenal lingkungan mereka perdana merintis dunia pendidikan.ujarnya.
Sementara itu, Salah Satu Mahasiswi UNRI Tingkat Paud yang Kurkerta di Kecamatan Tebing Tinggi Evi Kepada Wartawan mengatakan dengan adanya pembelajaran kita mampu dan bisa belajar untuk mengenal lingkungan agar menjadi guru yang berkopeten di bidangnya khususnya paud.
“Saya Selama di Desa Sesap, Saya Sungguh bagus belajar di sana bagaimana mendapatkan Ilmu yang baru, dan Akan mentranpernya Kepada Perserta didik kedepanya, “ungkap Evi.
Kata Evi lagi,mantap banyaknya ilmu di dapatkan dark kurkerta lagi pula,masyarakat Tebing Tinggi mendukung Kegiatan kita selama belajar,tidak hanya itu kita juga banyak mengikuti kegiatan di sana selama kuliyah.
“Saya pelajaran Kuliyah berharga, yakni dapat mengaplikasikan dalam bentuk mengajar paud sesuai dengan aturan yang ada,”never Evi Mahasiswi Kaca Mata itu. (LK1)

.











