Aktivitas Pembukaan Lahan Oleh Oknum Pengusaha Di Dabo Singkep Diduga Ilegal

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juni 2021 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Sungai Lumpur Roni Wahyudin

Lurah Sungai Lumpur Roni Wahyudin

Lingga – Aktivitas pembukaan lahan dibelakang SMAN 002 Singkep cukup meresahkan warga sekitarnya, pasalnya selama aktivitas pembukaan lahan tersebut setiap kali turun hujan acap kali mengakibatkan banjir yang mengandung lumpur hingga kerumah-rumah warga.

”Kalau musim hujan, air bercampur lumpur turun dari bukit diatas hingga masuk ke rumah warga. Seperti, dirumah saya ini yang sangat dirugikan,” kata Ketua RT Arifin, Rabu (23/6/2021).

Menurut Beliau, pihaknya sudah melaporkan kepada Plt Lurah Sungai Lumpur Roni Wahyudin maupun Camat Singkep Agustiar dalam beberapa pertemuan terkait hal ini. Namun, permasalahan untuk mengatasi banjir yang datang dari bukit tersebut belum ada hasil.

”Tak tau lagi kami mau mengadu kepada siapa. Lurah dan Camat tidak ada tanggapan sama sekali. Terlihat pemangku kebijakan, terkesan biasa-biasa saja seperti tidak ada kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  PT YBP Akan Bayarkan Kompensasi Bouksit Kepada Warga Desa Tinjul

Hal senada juga diungkapkan Perdi salah seorang warga yang merasakan dampak akibat aktivitas pembukaan lahan tersebut. “Saat hujan turun, terpaksa harus berjaga untuk siap-siap membersihkan rumahnya ketika hujan sudah reda,” keluh Perdi.

”Apalagi saat bulan puasa, waduh banjir lumpurlah dirumah ini,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Lumpur Roni Wahyudin saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa memang ada masyarakat disekitar lereng bukit tempat lahan tersebut dibuka mengadu kepada pihaknya. Bahkan, dirinya bersama Camat Singkep turun bersama untuk berdialog dengan masyarakat.

Baca Juga :  Website Resmi KPU Belum Update Data Pemungutan Suara Menuai Kontroversi

”Bingung juga saya. Sebab, saya menjadi Plt Lurah Lumpur baru empat bulan. Sedangkan, kegiatan pembukaan lahan dibukit sudah berlangsung lama,” jawabnya.

Selanjutnya, kepada Camat Singkep Agustiar saat ditemui mengungkapkan, sejauh ini memang sudah beberapa kali menggelar rapat internal terkait peristiwa tersebut yang terakhir pada 2 Juni lalu. Pihaknya juga sudah menyurati AS selaku penggelola lahan tersebut.

”Saya juga tidak menerima surat-surat tentang pembukaan lahan dibukit. Intinya, diduga soal perizinan masih diragukan. Sebab, surat tersebut sudah saya tembuskan ke Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU dan bagian perizinan PTSP Kabupaten Lingga,” jawabnya.**

(Ari)

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru
Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC
Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan
TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Satresnarkoba Polres Karimun Ungkap 14 Kasus serta Musnahkan 558,7 Gram Sabu
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:59 WIB

Pengurus Warga Agam Kabupaten Karimun 2023-2026 Dibubarkan, Bentuk Pengurus Baru

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Solidaritas Nelayan Pesisir Teluk Paku Pertanyakan Legalitas Penimbunan Jetty PT KIC

Senin, 13 April 2026 - 10:01 WIB

Hari Nelayan Nasional, Polsek Kundur Bersama KSOP Salurkan Life Jacket kepada Nelayan

Minggu, 5 April 2026 - 16:33 WIB

TNI AL Gagalkan Upaya Pencurian Batu Granit di Perairan Selat Gelam, Karimun

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Berita Terbaru

Berita

Polsek Tualang Optimalkan Pengamanan CFD Aman dan Meriah

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:02 WIB