liputankepri.com, KARIMUN – Menanggapi beredarnya kabar di media sosial, tentang formasi pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS di pusat dan daerah tahun 2016 – 2019, Bupati Karimun Aunur Rafiq menegaskan bahwa itu berita bohong atau hoax. Dirinya meminta pihak berwajib untuk menindak tegas penyebar informasi yang tidak benar tersebut.

“Itu hoax, karena sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah pusat terkait pengangkatan CPNS untuk tenaga honorer. Hal ini juga telah ditegaskan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa tidak pernah menerbitkan laporan penetapan e-formasi tenaga honorer tahun ini,” kata Rafiq saat di temui wartawan di kantornya, Selasa (26/6/2018)
Dirinya menegaskan bahwa hal itu tidak benar dan menghimbai masyarakat untuk tidak terkecoh dan mudah percaya dengan kabar yang tidak jelas sumbernya.
“Saya minta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Apalagi isu pengangkatan ini sudah meresahkan warga di Kabupaten Karimun, hal seperti imi harus segera di tindak lanjuti oleh pihak berwajib,” ungkapnya.
Rafiq juga mengatakan, pihaknya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun, telah mengajukan formasi CPNS yang di butuhkan di Kabupaten Karimun.
“Kita sudah mengajukan kepada Kementerian PANRB formasi CPNS yg dibutuhkan oleh Kabupaten Karimun, namun karena memang belum ada pengangkatan jadi kita masih menunggu. Untuk.saat imi kita memberdayakan tenaga kontrak yang ada,” jelas Rafiq.
Beberapa waktu yang lalu, telah beredar juga persyaratan dan pemberkasan usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer di kabupaten di Indonesia yang dikeluarkan oleh BKN. Namun BKN telah mengkonfirmasi bahwa informasi tersebut hoax.
Tidak jelas maksud pembuat berita bohong yang disebarkan ke media sosial tersebut. Pasalnya, Kementerian PANRB tidak pernah menerbitkan kebijakan e-formasi untuk non CPNS.
“Beredarnya hoax seperti itu berujung aksi penipuan CPNS. Jadi berhati-hatilah,” pungkas Rafiq. (syah)










