Tim Gabungan TNI AL Amankan Sejumlah PMI Non Prosedur Masuk dari Malaysia di Pesisir Coastal Area

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Tim gabungan dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun bersama BAIS TNI berhasil mengamankan sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang diduga masuk dari Malaysia melalui jalur tidak resmi.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Jumat (24/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.15 WIB di kawasan pesisir Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut Samuel Chrestian Noya, mengatakan dalam operasi tersebut pihaknya mengamankan satu anak buah kapal (ABK) berinisial B, serta lima PMI non-prosedural masing-masing berinisial S, S, R, KL, dan DS.

“Dalam peristiwa ini, tim berhasil mengamankan satu orang ABK berinisial B serta lima orang PMI non-prosedural,” ujar Samuel dalam keterangan pers di kantornya.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Resmikan Flyover Pengurai Kemacetan di Kawasan Sei Ladi

Ia menjelaskan, kronologi bermula sekitar pukul 02.00 WIB, saat tim gabungan melakukan patroli di sepanjang pesisir Tanjung Balai Karimun, mulai dari Jembatan Kuning Leho hingga Coastal Area yang dikenal rawan penyelundupan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas mencurigai sebuah mobil jenis MPV berwarna hitam yang terparkir di pinggir jalan, dengan tiga orang pemuda duduk di trotoar menghadap laut.

Tak lama berselang, pada pukul 03.15 WIB, sebuah speed boat bermesin 40 PK merapat ke bibir pantai dan menurunkan seorang pria. Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mengejar kapal yang mencoba melarikan diri.

Hasilnya, tim berhasil mengamankan empat pria dan satu wanita yang bersembunyi di bawah jaring, yang diduga merupakan PMI non-prosedural.

Baca Juga :  Tiga Pejabat Dilaporkan Ke Kejari Mabar Dugaan Tipikor, Adik Kandung Bupati Ikut Diseret

“Sementara satu orang yang diduga tekong speed boat bersama tiga orang penjemput darat melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat,” ungkap Samuel.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit speed boat bermesin 40 PK warna biru, delapan unit telepon genggam, serta empat tas ransel. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan barang bukti narkotika.

Seluruh PMI non-prosedural tersebut telah diserahkan ke BP3MI untuk penanganan lebih lanjut. Sementara satu ABK kapal cepat diserahkan ke Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun untuk proses hukum.***

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Meranti Raih Seroja Awards 2026, Bukti Komitmen Bupati Asmar Benahi Tata Kelola Aset
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan
Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Tingkatkan Kematangan Budaya K3
Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja
Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri
Turnamen Bola Volly Kampung Tangguh Anti Narkoba Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 di Banglas Barat
42 Tim Berlaga, Kapolres Cup Mobile Legends Resmi Dibuka Polres Kep. Meranti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:12 WIB

Pemkab Meranti Raih Seroja Awards 2026, Bukti Komitmen Bupati Asmar Benahi Tata Kelola Aset

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:51 WIB

Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan, Kemnaker Perkuat Sistem Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:47 WIB

Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Tingkatkan Kematangan Budaya K3

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kemnaker dan Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri

Berita Terbaru